Kompas.com - 15/07/2014, 18:48 WIB
Di kota Aleppo yang hancur akibat perang, anak-anak terpaksa menggunakan lubang bekas bom yang terisi air sebagai ganti kolam renang. AFPDi kota Aleppo yang hancur akibat perang, anak-anak terpaksa menggunakan lubang bekas bom yang terisi air sebagai ganti kolam renang.
EditorErvan Hardoko
DAMASKUS, KOMPAS.com — Di tengah kecamuk perang saudara yang sudah berlangsung lebih dari tiga tahun, anak-anak Suriah mencoba melakukan hal-hal normal yang dilakukan anak-anak seperti biasa.

Di tengah perjuangan untuk bertahan hidup, anak-anak kota Aleppo yang hancur luluh akibat perang mencoba tetap bertahan hidup dengan bermain.

Salah satu permainan yang mereka sukai adalah berenang. Namun, mereka bukan berenang di kolam-kolam renang, melainkan di lubang-lubang bekas bom yang kini telah terisi penuh air.

"Dulu kami berenang di kolam renang di pusat kota. Kini setelah Assad menjatuhkan bom kepada kami maka lubang-lubang bom itu kini menjadi kolam renang," kata seorang remaja kepada AFP.

"Hari ini sangat panas dan kami sulit tidur di siang atau malam hari," tambah anak itu sehingga mereka butuh berenang untuk mendinginkan tubuh.

Seorang anak yang lain mengatakan bahwa dia sudah beberapa hari terakhir hidup tanpa pasokan listrik dan air bersih.

"Anak-anak datang dan berenang di lubang-lubang ini meski airnya sangat kotor. Bahkan orang-orang yang pulang kerja datang untuk mandi," kata dia.

Rangkaian foto-foro "kolam renang" dadakan ini muncul setelah Dewan Keamanan PBB menyetujui sebuah resolusi pada Senin (14/7/2014) yang mengesahkan bantuan kemanusiaan untuk warga Suriah di wilayah yang dikuasai pemberontak.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X