Taliban: Pasukan AS Bernasib Sama dengan Uni Soviet

Kompas.com - 16/02/2014, 02:21 WIB
Pada akhir 2014, seluruh pasukan NATO yang dipimpin AS akan ditarik mundur dari Afganistan. Reuters/Al ArabiyaPada akhir 2014, seluruh pasukan NATO yang dipimpin AS akan ditarik mundur dari Afganistan.
EditorErvan Hardoko
KABUL, KOMPAS.com - Kelompok Taliban Afganistan, Sabtu (15/2/2014), merayakan 25 tahun mundurnya pasukan Uni Soviet dari Afganistan. Dalam perayaan itu, Taliban mengatakan sama seperti pasukan Soviet, militer AS juga mundur dengan cara memalukan dari Afganistan.

Pasukan terakhir Uni Soviet ditarik mundur pada 15 Februari 1989, setelah menduduki negeri itu selama 10 tahun, dengan korban 13.000 personel militer Uni Soviet dan lebih dari satu juta warga Afganistan tewas.

Usai pasukan Uni Soviet meninggalkan Afganistan, negeri itu lalu tenggelam dalam perang saudara yang kemudian menghantarkan Taliban menguasai negeri itu pada 1996.

"Hari ini AS sedang menghadapi nasib yang sama seperti Uni Soviet yang mencoba kabur dari negeri kami," demikian pernyataan Taliban.

"Kami ingin mengingatkan Amerika bahwa kami tidak menginginkan para penyerbu dengan slogan-slogan manis meeka di masa lalu dan kami melenyapkan mereka dari peta dunia," tambah Taliban.

Pasukan NATO yang dipimpin AS sesuai jadwal akan ditarik seluruhnya pada akhir tahun ini. Namun, negosiasi antara Kabul dan Washington membuat sebanyak 10.000 pasukan AS kemungkinan akan tetap berada di Afganistan untuk memberikan pelatihan.

Isu kesepakatan penempatan pasukan AS ini yang selama beberapa bulan terakhir membuat hubungan antara Afganistan dan AS memburuk.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X