Kompas.com - 15/02/2014, 06:04 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani

BEIRUT, KOMPAS.com - Bom mobil meledak di depan masjid di kawasan selatan Suriah, menewaskan sedikitnya 47 orang, Jumat (14/2/2014). Jumlah korban tewas diperkirakan masih akan bertambah, dikhawatirkan bisa mencapai 150-an orang. Rekor baru korban satu serangan kekerasan di Suriah pun terbentuk.

Bom itu meledak di depan masjid di desa di Yaduda, provinsi Daraa Selatan, Suriah, berdasarkan data dari Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia. Jaringan aktivis yang berbasis di Inggris ini menuding pemerintah berada di balik serangan tersebut. Mereka pun memperkirakan korban tewas bisa sampai 150-an orang karena kondisi korban lain yang terluka akibat serangan.

Di sisi lain, organisasi mengatasnamakan Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) juga membantai puluhan orang beberapa waktu sebelumnya, setelah diusir oleh para oposan pemerintah dan diminta meninggalkan lima desa termasuk Hreitan.

Kubu oposisi Suriah pernah menyambut kedatangan ISIL dalam perlawanan mereka terhadap rezim Bashar al Assad. Namun, beragam pelanggaran mengerikan ISIL mendorong kubu oposisi berubah sikap terhadap ISIL.

Tepat sebelum menarik diri dari Hreitan, ISIL mengeksekusi 27 orang termasuk 15 gerilyawan oposisi, masih menurut observatorium yang sama. Meskipun, dalam insiden ini dilaporkan pula ada 11 milisi ISIL yang tewas.

Pertempuran antara kubu oposan pemerintah dengan ISIL juga terjadi di Aleppo. Dilaporkan pertempuran di Aleppo menyebabkan 22 orang tewas, termasuk 2 anak-anak, setelah ditembaki anggota ISIL di Akhtarin, sebuah desa di Aleppo. Di sini, 16 anggota ISIL dilaporkan tewas.

Kubu oposisi resmi menyatakan berseberangan dengan ISIL pada 3 Januari 2014, berujung pengusiran para anggota ISIL dari provinsi kaya minyak, Deir Ezzor, pekan lalu.

Adapun pertempuran antara kubu oposisi dan rezim Assad pun beelum reda. Di Aleppo, 18 tentara pemerintah dan milisi pro-Assad tewas ketika gerilyawan oposisi meledakkan terowongan yang mereka gali di bawah Hotel Carlton, Jumat. Hotel ini menjadi markas tentara.

Akibatnya, pertempuran terbuka antara kubu oposisi dan pro-pemerintah terjadi lagi, menewaskan beberapa gerilyawan. Taktik penggalian terowongan di bawah gedung, telah menjadi taktik yang beberapa kali dipakai oleh kubu oposisi, baik di Aleppo maupun Damaskus.

Tiga tahun konflik Suriah, telah menewaskan tak kurang dari 136.000 orang. Selain itu, jutaan orang terpaksa mengungsi dari tanah kelahiran, baik untuk menjadi pengungsi di luar negeri maupun di wilayah lain di dalam Suriah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.