Dua Prajurit Perancis Tewas di Afrika Tengah

Kompas.com - 10/12/2013, 16:57 WIB
Pasukan Perancis didukung kendaraan lapis baja berpatroli di sekitar bandara internasional Bangui, Republik Afrika Tengah, pada Minggu (8/12/2013). Pasukan Perancis bertugas untuk melucuti persenjataan bekas anggota pemberontak Seleka. SIA KAMBOU / AFPPasukan Perancis didukung kendaraan lapis baja berpatroli di sekitar bandara internasional Bangui, Republik Afrika Tengah, pada Minggu (8/12/2013). Pasukan Perancis bertugas untuk melucuti persenjataan bekas anggota pemberontak Seleka.
EditorErvan Hardoko
BANGUI, KOMPAS.com - Pemerintah Perancis dalam sebuah pernyataan resmi, Selasa (10/12/2013), menyatakan dua prajurit Perancis tewas di Republik Afrika Tengah.

Kematian dua prajurit itu menjadi korban pertama militer Perancis yang mengirimkan 1.600 personelnya ke negeri bekas jajahannya itu.

"Kami sampaikan kabar duka bahwa dua orang prajurit Perancis tewas dalam baku tembak di Bangui tadi malam. Mereka kehilangan nyawa demi menyelamatkan banyak orang," demikian pernyataan resmi Istana Elysee, Paris.

"Presiden menyampaikan rasa hormat sebesar-besarnya atas pengorbanan kedua prajurit itu dan menegaskan kembali komitmen Perancis yang bersama pasukan Afrika akan membantu memulihkan keamanan di Afrika Tengah, melindungi rakyat, dan menjamin akses bantuan kemanusiaan," tambah istana kepresidenan Perancis.

Presiden Francois Hollande yang kini tengah berada di Afrika Selatan untuk menghadiri upacara mengenang Nelson Mandela, dijadwalkan mengunjugi pasukan Perancis di Republik Afrika Tengah.

Pasukan Perancis adalah bagian dari upaya pemulihan keamanan di Republik Afrika Tengah yang merupakan salah satu negeri termiskin di dunia itu.

Uni Afrika sendiri berencana menambah jumlah personel pasukan penjaga perdamaiannya hingga 6.600 personel.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Sky News
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X