Kompas.com - 20/10/2013, 03:52 WIB
EditorErvan Hardoko
NEW YORK, KOMPAS.com - Ketua bidang kemanusiaan PBB Valerie Amos, Sabtu (19/10/2013), meminta penghentian kekerasan untuk sementara di kawasan Moadamiyet al-Sham yang dikepung pasukan Suriah selama beberapa bulan.

Seruan Amos ini disampaikan agar bantuan makanan dan obat-obatan untuk sekitar 3.000-an orang warga yang terperangkap bisa dikirimkan.

Dia menambahkan, penembakan dan pengeboman yang hampir tidak pernah berhenti membuat para pekerja sosial tidak bisa memasuki kawasan itu.

"Saya menyerukan ke semua pihak agar menghentikan kekerasan dengan segera di Moadamiyet agar pekerja kemanusiaan bisa mengevakuasi warga sipil yang tersisa dan mengirimkan bantuan kemanusiaan," ujar Amos.

Amos melanjutkan, situasi kota yang terkepung sehingga bantuan tak bisa dikirimkan bukan hanya dialami Moadamiyet al-Sham.

"Ribuan keluarga masih terperangkap di banyak tempat di Suriah, misalnya di Nubil, Zahra, kota tua Aleppo, kota tua Homs dan Hassakeh," sambung Amos.

"Berapa banyak lagi anak-anak, perempuan dan laki-laki akan tewas sia-sia? Komunitas internasional sudah menegaskan berulang kali agar pertempuran dihentikan untuk memberikan bantuan kemanusiaan," Amos menegaskan.

Sebagian besar wilayah Moadamiyet al-Sham dikuasai pemberontak, meski ada beberapa daerah kantung yang dikuasai pasukan Bashar al-Assad.

Kelompok oposisi menuding pasukan pemerintah sengaja menciptakan kelaparan dengan cara mengepung dan menghujani daerah itu dengan bom hampir setiap hari.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.