Seminggu Silam, 9.400 Pengungsi Suriah Masuk ke Turki

Kompas.com - 03/09/2013, 17:28 WIB
Anak-anak pengungsi Suriah berjalan di kamp pengungsi al-Salam Bab di Azas, sebuah kota di utara Suriah, 15 Juli 2013. Sebanyak 5.000 orang dalam sebulan telah mati dalam perang Suriah yang menjadi krisis pengungsi terburuk sejak Genosida Rwanda 1994. AFP PHOTO / JM LOPEZAnak-anak pengungsi Suriah berjalan di kamp pengungsi al-Salam Bab di Azas, sebuah kota di utara Suriah, 15 Juli 2013. Sebanyak 5.000 orang dalam sebulan telah mati dalam perang Suriah yang menjadi krisis pengungsi terburuk sejak Genosida Rwanda 1994.
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com - Sejak seminggu silam, sedikitnya 9.400 pengungsi Suriah masuk ke selatan Turki. Menurut warta AP pada Selasa (3/9/2013), para pengungsi itu masuk melalui pintu perbatasan Cilvegozu di Provinsi Hatay. Gubernur Hatay Celalettin Lekesiz membenarkan hal itu.

Turki yang menjadi sekutu Suriah memunyai sekitar 910 kilometer garis perbatasan langsung dengan Suriah. Tercatat, sejak krisis Suriah merebak dua tahun silam, Turki sudah menjadi penampungan sementara bagi sekitar setengah juta pengungsi Suriah.

Di Hatay, pemerintah Turki membangun 12 lusin tempat penampungan bagi 200.000 pengungsi Suriah. Sementara, sekitar 300.000 pengungsi Suriah lainnya berada di kota-kota perbatasan kawasan selatan dan tenggara Turki.

Problem makin mengemuka setelah AS merencanakan menyerah Suriah secara militer lantaran dugaan penggunaan senjata kimia oleh pihak Suriah dalam penyerangan di Damaskus dan sekitarnya pada 21 Agustus 2013. Pasalnya, Turki bakal bersiap diri untuk menampung lebih banyak pengungsi Suriah.

Sampai dengan akhir tahun ini, menurut prediksi PBB, jumlah pengungsi Suriah di Turki bakal mencapai angka satu juta.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X