AS Tarik Diplomat di Lahore, Pakistan

Kompas.com - 09/08/2013, 13:38 WIB
Warga As yang masih di Lahore diminta membatasi perjalanannya. AFPWarga As yang masih di Lahore diminta membatasi perjalanannya.
EditorEgidius Patnistik
LAHORE, KOMPAS.COM - Amerika Serikat memerintahkan pejabat pemerintah non-inti untuk meninggalkan konsulat jenderal di kota Lahore, Pakistan. Pejabat senior AS mengatakan langkah itu dibuat sebagai respon atas "ancaman yang dapat dipercaya" terhadap konsulat.

Personel AS yang masih ada di Lahore harus membatasi perjalanan yang tidak penting di dalam negeri, kata pejabat tersebut.

Pada Kamis (08/08), AS mengeluarkan peringatan perjalanan yang menganjurkan semua warga AS untuk menunda perjalanan yang tidak penting ke Pakistan. "Kami melakukan penarikan ini karena kekhawatiran atas informasi ancaman kredibel dan spesifik ke Konsulat AS di Lahore," kata pejabat itu.

"Peringatan perjalanan yang diperbarui juga telah dikeluarkan," kata pernyataan itu, menambahkan bahwa "warga AS yang tersisa di Lahore... harus membatasi perjalanan yang tidak penting di dalam negeri, dan menyadari situasi di lingkungan mereka, (serta) membuat rencana darurat mereka sendiri. "

AS telah menutup 19 misi diplomatik di Timur Tengah dan Afrika pekan ini sebagai respon terhadap 'ancaman serangan teroris'.

Evakuasi dari Lahore dilakukan sebagai tindakan pencegahan dan tidak terkait dengan penutupan misi diplomatik lainnya, kantor berita AP melaporkan, mengutip dua pejabat AS yang tidak disebutkan namanya.

Pihak berwenang Pakistan telah menyatakan ibukota pada keadaan siaga penuh, terutama pada instalasi penting pemerintah Pakistan, kata wartawan BBC Charles Haviland di Islamabad, ibukota Pakistan, dalam laporannya.

Inggris mengumumkan peringatan perjalanan di Pakistan, tetapi ini adalah untuk lokasi tertentu tidak termasuk Lahore atau ibukota, tambah BBC.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X