Kompas.com - 02/08/2013, 13:46 WIB
Juru Bicara Kemenlu AS, Marie Harf mengatakan selain ancaman kedubes negara itu kerap jadi sasaran unjuk rasa. BBCJuru Bicara Kemenlu AS, Marie Harf mengatakan selain ancaman kedubes negara itu kerap jadi sasaran unjuk rasa.
EditorEgidius Patnistik
AS akan menutup sejumlah kedutaan besar dan konsulat, terutama di negara-negara Timur Tengah, pada hari Minggu (4/8/2013) menyusul adanya ancaman. Pernyataan itu diumumkan oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri AS, Marie Harf pada hari Kamis.

Kebijakan itu berlaku pada kedutaan atau konsulat yang biasanya beroperasi pada hari Minggu.

Di sebagian negara Muslim, Minggu adalah hari kerja. Di belahan dunia lain, kantor-kantor diplomatik AS tutup di akhir pekan.

Tahun lalu pada 11 September, konsulat AS di Benghazi, Libya, diserang, dan menewaskan empat orang warga AS.

Sasaran demonstrasi

Kedutaan besar lain biasanya menjadi sasaran demonstrasi.

"Kami telah memerintahkan semua kedutaan besar dan konsulat AS yang biasa buka di hari Minggu untuk menghentikan semua kegiatan, terutama pada 4 Agustus," Kata seorang pejabat senior Deplu AS pada BBC. "Kami kemungkinan akan mengumumkan hari libur tambahan."

Menurut pejabat itu, Deplu telah "mendapat informasi" yang mengindikasikan perlunya "langkah-langkah pencegahan....dan banyak tindakan pengamanan."

CBS News melaporkan bahwa kedutaan dan konsulat yang terdampak terletak di Bahrain, Israel, Yordania, Kuwait, Libya, Oman, Qatar, Arab Saudi, dan Afganistan.

Tahun lalu, serangan terhadap konsulat AS di Benghazi menewaskan Dubes AS Christopher Stevens dan tiga staf konsulat.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X