Perundingan soal Kompleks Industri Kaesong Berakhir Tanpa Hasil

Kompas.com - 10/07/2013, 17:01 WIB
Pemimpin delegasi Korea Selatan Suh Ho (kiri) menjabat tangan rekannya dari Korea Utara Pak Chul Su dalam perundingan di kompleks industri Kaesong, Rabu (10.7/2013). Pembicaraan selama empat jam untuk membahas pembukaan kembali kompleks industri bersama itu tak membuahkan hasil, namun kedua negara akan melanjutkan pembicaraan pekan depan.
KOREA POOL / AFPPemimpin delegasi Korea Selatan Suh Ho (kiri) menjabat tangan rekannya dari Korea Utara Pak Chul Su dalam perundingan di kompleks industri Kaesong, Rabu (10.7/2013). Pembicaraan selama empat jam untuk membahas pembukaan kembali kompleks industri bersama itu tak membuahkan hasil, namun kedua negara akan melanjutkan pembicaraan pekan depan.
EditorErvan Hardoko
SEOUL, KOMPAS.com — Pertemuan antara Korea Utara dan Selatan, Rabu (10/7/2013), untuk membahas pembukaan kembali zona industri bersama Kaesong berakhir tanpa kesepakatan. Namun, kedua pihak setuju untuk berunding lagi pekan depan.

Ketua delegasi Korea Selatan, Suh Ho, mengatakan, pembicaraan terkait masalah kawasan industri Kaesong yang ditutup Korea Utara itu akan kembali digelar pada 15 Juli mendatang.

"(Korea) Utara dan Selatan sepakat bahwa kompleks industri Kaesong harus dipertahankan dan dikembangkan lebih lanjut," kata Suh Ho kepada para wartawan.

"Kami sudah mendiskusikan bahwa penutupan selama tiga bulan ini jangan terulang kembali jika Kaesong dibuka kembali. Isu ini akan didiskusikan dalam pertemuan berikutnya," lanjut dia.

Pembicaraan terbaru ini menyusul pertemuan di akhir pekan lalu, di mana kedua negara yang kerap berselisih paham itu menyepakati prinsip-prinsip yang sama untuk membuka kembali kompleks industri Kaesong.



Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X