Kompas.com - 30/12/2019, 14:08 WIB
Ilustrasi Serangan Udara oleh Jet Tempur. ThinkstockIlustrasi Serangan Udara oleh Jet Tempur.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - AS mengklaim menewaskan 19 milisi pro-Iran dalam serangan udara yang digelar di Iran serta Suriah.

Operasi militer itu dilakukan Washington dua hari setelah seorang kontraktor sipil AS tewas dalam serangan roket.

Dalam keterangannya Minggu (29/12/2019), Pentagon menyatakan mereka menggelar serangan udara di target milik Kata'ib Hezbollah (KH).

Baca juga: Angkatan Laut Iran, China, dan Rusia Gelar Latihan Gabungan

Dilansir AFP Senin (30/12/2019), serangan itu terjadi di Irak Barat dan Suriah Utara, sebagai balasan atas 30 roket yang ditembakkan Jumat (27/12/2019).

Selain adanya korban tewas, empat personel militer baik dari AS maupun Irak juga terluka dalam insiden di pangkalan K1 di Kirkuk.

"Kami tak akan membiarkan Iran melakukan aksi yang akan membuat pria dan perempuan AS dalam bahaya," tegas Menteri Luar Negeri Mike Pompeo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menteri Pertahanan Mark Esper menerangkan, serangan udara itu sukses, dan menyiratkan kebijakan serupa bisa dilakukan untuk mencegah Teheran.

Dia mengatakan bersama Pompeo, keduanya terbang ke Florida untuk memberi tahu Presiden Donald Trump perihal operasi tersebut.

Baca juga: Menlu AS: Iran Musuh Bersama dalam Demo di Timur Tengah

Pentagon sebelumnya menyatakan, KH diyakini mempunyai hubungan dengan sayap elite Garda Revolusi Iran, Pasukan Quds.

"Berulang kali mereka menerima bantuan maupun senjata mematikan yang digunakan untuk menyerang tim koalisi," terang Pentagon.

Halaman:


Sumber AFP
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.