Kompas.com - 03/12/2019, 11:17 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Menlu AS Mike Pompeo menyatakan, Iran adalah musuh bersama dalam demo yang terjadi di Timur Tengah.

Dalam kuliah umum di Universitas Louisville, Kentucky, Pompeo mengatakan aksi protes di Irak maupun Lebanon terjadi karena rezim Teheran.

Menlu AS 55 tahun itu berujar, dia mengakui jika demo di Timur Tengah terjadi karena berbagai macam alasan.

Baca juga: Kantor Konsulatnya Dibakar, Iran Minta Irak Tangkap Pelakunya

Tetapi, dia menyebut bahwa akar masalah berasal dari Iran, negara yang dianggap sebagai musuh besar oleh pemerintahan Presiden Donald Trump.

Pompeo menyatakan, demo yang terjadi di Irak memaksa Perdana Menteri Adel Abdel Mahdi mengundurkan diri pekan lalu.

Rakyat di sana menuntut kebebasan dan pasukan keamanan menewaskan ratusan orang karena pengaruh yang dibawa Teheran.

"Hal yang sama juga berlaku dalam demonstrasi di Beirut, Lebanon," terang Pompeo seperti dilansir AFP Senin (2/12/2019).

Dia mengklaim, unjuk rasa itu terjadi karena rakyat Lebanon meminta Hezbollah maupun Iran keluar dari negara mereka.

Pompeo kemudian merujuk kepada aksi protes yang terjadi di internal Iran, di mana Amnesty International menyebut lebih dari 200 orang tewas.

Dia mengatakan, bahkan rakyat Iran sendiri sudah muak dengan pemerintahan yang dipimpin Ayatollah Ali Khamenei.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.