Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan "Doa Perdamaian" untuk Paus Fransiskus

Kompas.com - 22/11/2019, 11:00 WIB
Paus Fransiskus memimpin Misa Suci di Stadion Nasional Bangkok pada 21 November 2019. AFP/VINCENZO PINTOPaus Fransiskus memimpin Misa Suci di Stadion Nasional Bangkok pada 21 November 2019.

BANGKOK, KOMPAS.com — Dengan sedikit gugup, paduan suara muda Muslim dari kawasan selatan Thailand berlatih jelang penampilan mereka untuk Paus Fransiskus.

Mengenakan jilbab dan seragam sekolah, anak-anak berkumpul di auditorium universitas untuk menyanyikan balada untuk Pemimpin Gereja Katolik Roma.

Namun, dilansir AFP Jumat (22/11/2019), penampilan paduan suara Muslim itu bukan sekadar menyanyikan not yang tepat di hadapan Paus Fransiskus.

Baca juga: Mendarat di Thailand, Paus Fransiskus Mulai Rangkaian Tur Asia


Penampilan itu adalah kans langka bagi mereka untuk menunjukkan sisi lain dari kawasan selatan Thailand yang tengah didera konflik.

Hingga saat ini, konflik itu sudah menelan nyawa 7.000 orang, kebanyakan Muslim dan pemeluk agama Buddha. "Kami ingin menunjukkan kami bukan fundamental," ucap Furkon Tasa.

Murid 15 tahun itu merupakan pemimpin dari paduan suara Institut Attarkia Islamiah di Narathiwat yang beranggotakan 31 orang.

Narathiwat adalah satu dari tiga provinsi paling selatan ketika para militan Muslim-Melayu berjuang mendapatkan hak otonomi mereka.

Serangan itu biasanya dikarakteristikan dengan tit for tat, atau gempuran balasan yang menyasar simbol Thailand serta pasukan keamanan.

Furkon mengatakan, lagu yang hendak dibawakan merupakan usaha mereka bahwa orang-orang dari berbagai keyakinan dapat bersatu.

"Dengan musik, kami bisa berkomunikasi dengan semuanya," tuturnya. Mereka akan tampil di Universitas Chulalongkorn, Jumat.

Tak hanya mereka. Nanti Paus Fransiskus juga disuguhi penampilan etnis minoritas Kristen maupun paduan suara dari warga lokal.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Internasional
Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Internasional
Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Internasional
Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Internasional
Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Internasional
Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Internasional
Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Internasional
Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Internasional
Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Internasional
Korea Utara Klaim Gelar Tes yang 'Sangat Penting'

Korea Utara Klaim Gelar Tes yang "Sangat Penting"

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

Internasional
'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X