Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Kompas.com - 22/11/2019, 07:20 WIB
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu AFPPerdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu

TEL AVIV, KOMPAS.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu didakwa lakukan korupsi seperti penyuapan dan pemalsuan dalam tiga kasus berbeda.

Netanyahu diduga menerima hadiah dari pengusaha kaya, dan mengumbar bantuan supaya dia mendapat kesan yang baik di mata media.

Baca juga: Istri PM Israel Divonis Bersalah atas Penyalahgunakan Dana Publik

Dakwaan korupsi itu dilakukan oleh Jaksa Agung Avichai Mandelblit, menurut rilis Kementerian Kehakiman Israel dilansir AFP Kamis (21/11/2019).


"Jaksa Agung memutuskan melayangkan dugaan penyuapan, pemalsuan, dan penyalahgunaan kekuasaan kepada Perdana Menteri Benjamin Netanyahu," ungkap kementerian.

Dalam keterangan kementerian, nota pertimbangan keputusan disertai salinan dakwaan sudah diberikan Mandelblit kepada kantor Netanyahu.

PM berjuluk Bibi itu bakal menjadi orang nomor satu Israel pertama yang tersandung kasus korupsi ketika masih menduduki jabatannya.

Netanyahu berhak untuk tidak mengundurkan diri selama dia belum diputuskan bersalah. Tapi yang jelas, tekanan terhadapnya bakal semakin besar.

Diwartakan BBC, PM 70 tahun itu menuding dakwaan itu merupakan "upaya kudeta", dan bersikeras dia tidak akan meletakkan jabatan.

Bahkan, dia diberitakan bakal meminta Parlemen Israel (Knesset), untuk memberikannya imunitas dalam menghadapi proses penuntutan.

Politisi sayap kanan itu berkuasa di Israel sejak 2009, dan memegang rekor sebagai PM terlama dalam sejarah, dan mendominasi panggung politik di sana.

Kabar itu terjadi setelah sekutu dekat Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tersebut menghadapi krisis politik di pemerintahannya.

Sudah hampir setahun Israel tanpa pemerintah, setelah baik Netanyahu maupun rivalnya, Benny Gantz, tidak bisa membentuk koalisi kabinet.

Baca juga: Jika Terpilih Lagi, PM Israel Netanyahu Berjanji Caplok Tepi Barat

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BBC
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Internasional
Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Internasional
Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Internasional
Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Internasional
Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Internasional
Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Internasional
Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Internasional
Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Internasional
Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Internasional
Korea Utara Klaim Gelar Tes yang 'Sangat Penting'

Korea Utara Klaim Gelar Tes yang "Sangat Penting"

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

Internasional
'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X