Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Kompas.com - 19/10/2019, 13:11 WIB
Anggota Garda Nasional Meksiko berpatroli di kota Culiacan, setelah terjadinya bentrokan bersenjata dengan anggota kartel narkoba, Kamis (17/10/2019), yang dipicu penangkapan putra gembong narkoba, Ovidio Guzman. AFP / ALFREDO ESTRELLAAnggota Garda Nasional Meksiko berpatroli di kota Culiacan, setelah terjadinya bentrokan bersenjata dengan anggota kartel narkoba, Kamis (17/10/2019), yang dipicu penangkapan putra gembong narkoba, Ovidio Guzman.

MEXICO CITY, KOMPAS.com - Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador mendukung langkah pihak keamanan yang membebaskan putra gembong narkoba El Chapo, Ovidio Guzman.

Menurut Lopez Obrador, keputusan melepaskan Ovidio telah menyelamatkan banyak nyawa, baik dari petugas keamanan maupun warga sipil.

Ovidio Guzman, salah satu putra dari gembong narkoba yang kini dipenjara, Joaguin Guzman, sempat ditangkap oleh tim gabungan Garda Nasional dengan militer di kediamannya di kota Culiacan, Kamis (18/10/2019).

Namun, kabar penangkapan itu telah mendorong anggota dari kartel narkoba, Sinaloa, mengambil tindakan keras dengan menyerang pasukan keamanan yang menangkap Ovidio.

Baca juga: Anak Gembong Narkoba El Chapo Ditahan, Polisi Meksiko Baku Tembak dengan Pria Bersenjata

Baku tembak berlangsung hingga beberapa jam, mengubah kota Culiacan bak medan perang dan memaksa penduduk sekitar mengungsi demi menyelamatkan diri.

Mendapati situasi yang tidak menguntungkan, pihak keamanan memutuskan melepaskan Ovidio yang sempat ditahan.

Atas keputusan itu, pemerintah, terutama pihak keamanan dan departemen keamanan Meksiko, menuai kritik dan kecaman karena dianggap menyerah dari tekanan geng narkoba.

Namun, Presiden Lopez Obrador membela keputusan otoritas keamanan Meksiko dengan menyebutnya keputusan itu tepat dan baik.

"Menangkap seorang penjahat tidak bisa lebih berharga daripada nyawa penduduk," kata Lopez Obrador.

"Kami melakukan dengan sangat baik dalam strategi kami," lanjut presiden sayap kiri itu, yang menambahkan untuk dilakukan pendekatan yang lebih tidak konfrontatif dalam melawan geng.

Baca juga: Ubah Kota di Meksiko Jadi Medan Perang, Anak Gembong Narkoba El Chapo Dibebaskan

Baku tembak antara pihak keamanan dan kartel narkoba yang dipicu penangkapan Ovidio disebut terjadi dalam skala yang belum pernah terlihat sebelumnya selama perang melawan geng narkoba di Meksiko, bahkan saat penangkapan El Chapo.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Internasional
Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Internasional
'Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas'

"Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas"

Internasional
Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Internasional
Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Internasional
China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

Internasional
Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X