Remaja Demonstran Hong Kong yang Ditembak Polisi Terancam Hukuman 12 Tahun Penjara

Kompas.com - 04/10/2019, 18:31 WIB
Tsang Chi-kin (18) saat mengikuti aksi unjuk rasa pro-demokrasi di Hong Kong. AFP / JASMINE LEUNGTsang Chi-kin (18) saat mengikuti aksi unjuk rasa pro-demokrasi di Hong Kong.

HONG KONG, KOMPAS.com - Remaja demonstran yang ditembak polisi saat bentrokan di Hong Kong, Selasa (1/10/2019), terancam hukuman penjara hingga 12 tahun penjara.

Tsang Chi-kin, pelajar berusia 18 tahun, ditembak pada bagian dada dari jarak dekat oleh polisi saat bentrok dengan petugas dalam aksi unjuk rasa di Tsuen Wan.

Tsang yang kini masih dirawat di rumah sakit usai menjalani operasi, telah dituntut dengan tuduhan melakukan penyerangan terhadap polisi dan melakukan kerusuhan.

Selain Tsang, tuntutan juga dijatuhkan kepada enam pengunjuk rasa lainnya, dengan dua di antaranya juga tengah dirawat di rumah sakit.

Baca juga: Demonstran Hong Kong yang Ditembak Dituntut karena Menyerang Polisi

Mereka juga dituntut dengan tuduhan melakukan kerusuhan dan kejahatan lain yang berhubungan dengan aksi protes yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Nasional China.

Kepolisian Hong Kong telah membela petugas yang menembak Tsang, dengan menyebut tindakan itu diambil untuk membela diri karena petugas merasa khawatir dengan keselamatan nyawanya.

Namun para aktivis prodemokrasi menolak penjelasan oleh polisi, dan mengklaim bahwa polisi adalah pihak penyerang, berdasarkan bukti rekaman video yang menunjukkan petugas polisi anti-huru hara memukuli pengunjuk rasa menggunakan tongkat dan mengeluarkan senjata.

Aktivis juga berpendapat, berdasarkan bukti video, petugas polisi masih memiliki ruang untuk mundur, tetapi malah memilih untuk menembak Tsang.

Baca juga: Imbas Unjuk Rasa di Hong Kong, Dana Rp 56,6 Triliun Kabur ke Singapura

Sebagian besar pengunjuk rasa lainnya langsung berlari menyelamatkan diri setelah terdengar suara tembakan. Seorang pengunjuk rasa yang tinggal untuk membantu justru menjadi sasaran pemukulan oleh polisi.

Undang-undang kerusuhan Hong Kong diperkenalkan oleh pemerintah kolonial Inggris pada 1967, sebagai bagian dari upaya memadamkan delapan bulan kerusuhan pro-komunis pada masa itu.

Undang-undang itu telah disahkan menjadi hukum pada 1970.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Internasional
Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Internasional
Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Internasional
12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

Internasional
Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Internasional
Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Internasional
Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Internasional
Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Internasional
Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Internasional
Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Internasional
Manajer Pemakzulan: Trump Menyalahgunakan Kekuasaan secara Berbahaya

Manajer Pemakzulan: Trump Menyalahgunakan Kekuasaan secara Berbahaya

Internasional
Tiga Negara Asia Tenggara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Tiga Negara Asia Tenggara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X