Maduro Perintahkan Angkatan Bersenjata Venezuela Waspadai Serangan dari Kolombia

Kompas.com - 04/09/2019, 18:58 WIB
Presiden Venezuela Nicolas Maduro (tengah) berbaris bersama militer didampingi Menteri Pertahanan Vladimir Padrino (kiri) dalam parade di Caracas Kamis (2/5/2019). AFP/Presidency/HO/JHONN ZERPAPresiden Venezuela Nicolas Maduro (tengah) berbaris bersama militer didampingi Menteri Pertahanan Vladimir Padrino (kiri) dalam parade di Caracas Kamis (2/5/2019).

CARACAS, KOMPAS.com - Presiden Venezuela Nicolas Maduro memerintahkan kepada angkatan bersenjatanya untuk waspada terhadap kemungkinan datangnya serangan dari Kolombia.

Maduro juga mengumumkan rencana digelarnya latihan militer di perbatasan kedua negara, di tengah upaya Kolombia untuk mempersenjatai kembali sekelompok bekas komandan gerilyawan.

Mantan gerilyawan FARC, pada Kamis (29/8/2019) pekan lalu, mengumumkan akan kembali mempersenjatai kelompoknya dalam sebuah video yang diyakini otoritas Kolombia, diambil di wilayah Venezuela.

Video pengumuman itu memicu munculnya kekhawatiran akan konflik bersenjata yang semakin buruk di Kolombia, serta ekspansinya ke Venezuela.

Baca juga: Pemimpin Oposisi Venezuela Setuju Berunding dengan Maduro, asal...

"Saya telah memerintahkan komandan operasi strategis Angkatan Bersenjata Bolivarian dan semua unit militer di perbatasan untuk menyatakan peringatan... dalam menghadapi agresi yang mengancam oleh Kolombia terhadap Venezuela," kata Maduro dalam siaran televisi.

Serangkaian latihan militer yang dilakukan setiap tahun di Venezuela, kali ini diagendakan digelar antara 10 hingga 29 September.

Latihan militer akan dilangsungkan di negara bagian Zulia, Tachira, Apure dan Amazonas, yang berbatasan langsung dengan Kolombia.

Apabila terlaksana, latihan militer itu akan menjadi yang ketiga kalinya digelar di Venezuela sepanjang tahun ini.

Baca juga: AS Beri Sanksi Putra Presiden Venezuela karena Bela Rezim Maduro

Sementara Kementerian Luar Negeri Kolombia menolak memberi komentar terkait kekhawatiran pemerintah Venezuela.

Otoritas Kolombia telah berulang kali membantah adanya rencana melancarkan serangan ke negara tetangganya yang dilanda krisis itu.

Amerika Serikat telah meluncurkan serangkaian sanksi yang luas terhadap pemerintahan Maduro dalam upaya mendesaknya untuk mundur.

Sebelumnya, pemimpin oposisi Venezuela Juan Guaido mendukung penggunaan satelit untuk membantu menemukan kelompok gerilya yang telah menyeberang ke Venezuela.

"Kami akan mengesahkan penggunaan teknologi satelit untuk memfasilitasi pencarian lokasi kelompok-kelompok tak beraturan ini, kamp-kamp di perbatasan negara," kata Guaido dalam komentar yang disiarkan televisi.

Baca juga: Pemerintah Venezuela Klaim Gagalkan Upaya Pembunuhan Presiden Maduro

"Kami akan bekerja sama dengan pemerintah Kolombia dalam kegiatan intelijen," tambah Guaido.

Kementerian Informasi Venezuela tidak segera menanggapi permintaan komentar menanggapi pernyataan tersebut.

Sementara Presiden Kolombia Ivan Duque, telah menjanjikan bakal mengambil tindakan tegas terhadap kelompok pemberontak itu.

Para pemimpin kelompok pemberontak mengatakan bahwa mereka akan kembali ke perjuangan bersenjata karena pemerintah dinilai telah mengkhianati perjanjian damai 2016, yang mengarah pada demobilisasi FARC.

Baca juga: Angkatan Laut AS Siap Jalankan Misi Apa Pun di Venezuela

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Reuters
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Internasional
Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Internasional
Tukang Pijat asal Indonesia Dirampok dan Diperkosa, Polisi Malaysia Tangkap Pria 31 Tahun

Tukang Pijat asal Indonesia Dirampok dan Diperkosa, Polisi Malaysia Tangkap Pria 31 Tahun

Internasional
Bayi 2 Tahun di Toronto Tewas Setelah Kejatuhan AC

Bayi 2 Tahun di Toronto Tewas Setelah Kejatuhan AC

Internasional
Mantan Presiden Bolivia Evo Morales Mengaku Kepalanya Dihargai Rp 703 Juta

Mantan Presiden Bolivia Evo Morales Mengaku Kepalanya Dihargai Rp 703 Juta

Internasional
Pemadam Kebakaran Hutan Australia Kirim Pesan Menyentuh ke Pemilik Rumah yang Mereka Selamatkan

Pemadam Kebakaran Hutan Australia Kirim Pesan Menyentuh ke Pemilik Rumah yang Mereka Selamatkan

Internasional
Dokter Keluarkan Potongan Kertas yang Masuk di Mata Gadis 7 Tahun Ini

Dokter Keluarkan Potongan Kertas yang Masuk di Mata Gadis 7 Tahun Ini

Internasional
Meski Hamil 14 Pekan, Wanita Ini Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan Australia

Meski Hamil 14 Pekan, Wanita Ini Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan Australia

Internasional
Dunia Internasional Puji Cara Indonesia Perlakukan Napi Teroris

Dunia Internasional Puji Cara Indonesia Perlakukan Napi Teroris

Internasional
Sungai di Korea Selatan Berubah Merah karena Terkena Darah Babi

Sungai di Korea Selatan Berubah Merah karena Terkena Darah Babi

Internasional
Venesia Dilanda Banjir akibat Gelombang Pasang Tertinggi dalam 50 Tahun Terakhir

Venesia Dilanda Banjir akibat Gelombang Pasang Tertinggi dalam 50 Tahun Terakhir

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 10 Tahun Hamil Diperkosa Kakak | Penyebab Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 10 Tahun Hamil Diperkosa Kakak | Penyebab Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Guru di AS Ini Terekam Pukul Murid Berkebutuhan Khusus hingga Tersungkur

Guru di AS Ini Terekam Pukul Murid Berkebutuhan Khusus hingga Tersungkur

Internasional
Pria Ini Ditangkap dan Diborgol karena Makan Sandwich Saat Menunggu Kereta

Pria Ini Ditangkap dan Diborgol karena Makan Sandwich Saat Menunggu Kereta

Internasional
Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X