Indonesia Bantu Masyarakat Panama Memanfaatkan Tanaman Bambu

Kompas.com - 31/07/2019, 20:12 WIB
Salah satu kegiatan dalam Workshop Bambu Indonesia yang digelar Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Panama City di Changuinola, Provinsi Bocas del Toro, Panama, pada 23-27 Juli 2019. KBRI PANAMA CITYSalah satu kegiatan dalam Workshop Bambu Indonesia yang digelar Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Panama City di Changuinola, Provinsi Bocas del Toro, Panama, pada 23-27 Juli 2019.

PANAMA, KOMPAS.com - Indonesia sebagai salah satu negara penghasil bambu terbesar di dunia, yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal, mulai dari instrumen musik hingga kuliner.

Di lain sisi, kota Changuinola di Panama, juga memiliki banyak tanaman bambu, tetapi masih belum dimanfaatkan oleh penduduk setempat.

Kondisi tersebut mendorong inisiatif dari Kedutaan Besar Republik Indonesia ( KBRI) Panama City, yang sempat berkunjung ke Kota Changuinola pada tahun 2018, untuk menggelar kegiatan " Workshop Bambu Indonesia".

Bekerja sama dengan Universidad de Panama kantor regional Bocas del Toro, kegiatan "Workshop Bambu Indonesia" tersebut diselenggarakan pada 23-27 Juli 2019 di Changuinola, Provinsi Bocas del Toro, Panama.

Baca juga: Es Cendol dan Gorengan Warnai Buka Puasa di Panama

"Indonesia merupakan salah satu negara penghasil bambu terbesar di dunia. Hampir seluruh wilayah Indonesia memiliki tanaman bambu."

"Tanaman tersebut dimanfaatkan menjadi instrumen musik, mebel, aksesoris, makanan, hingga berbagai produk lainnya," tambah Duta Besar Republik Indonesia untuk Panama, Marsekal Madya TNI (Purn) Budhy Santoso, saat membuka kegiatan "Workshop Bambu Indonesia".

Di hadapan puluhan civitas akademika Universidad de Panama, pengrajin lokal, dan komunitas masyarakat di Changuinola, Dubes RI menyampaikan betapa bambu sangat bermanfaat dan memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat Indonesia.

Kegiatan lokakarya bambu tersebut merupakan ajang berbagi kebudayaan Indonesia, khususnya dalam pemanfaatan bambu dan diharapkan mampu memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.

Dalam memberikan pelatihan pemberdayaan tanaman bambu, KBRI Panama City mendatangkan dua pakar bambu dari Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung dan alumni Beasiswa Darmasiswa Indonesia dari Kosta Rika.

Tim yang dipimpin Dr M Zaini Alif dari ISBI Bandung itu memberikan pelatihan pemberdayaan bambu selama lima hari.

Materi yang diberikan pun beragam, mulai dari cara memilih dan menebang bambu yang baik, hingga cara membelah, memilah, dan meraut bambu untuk dijadikan produk kerajinan tangan, instrumen musik, mebel, bahkan produk kuliner.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bebas dari Kamp Penahanan Suriah, 3 Wanita Perancis Disebut Kembali ke Tangan ISIS

Bebas dari Kamp Penahanan Suriah, 3 Wanita Perancis Disebut Kembali ke Tangan ISIS

Internasional
Susul Jerman dan Perancis, Inggris Juga Tangguhkan Ekspor Senjata ke Turki

Susul Jerman dan Perancis, Inggris Juga Tangguhkan Ekspor Senjata ke Turki

Internasional
China Peringatkan Turki Hentikan Aksi Militer dan Kembali pada Resolusi Politik yang Benar

China Peringatkan Turki Hentikan Aksi Militer dan Kembali pada Resolusi Politik yang Benar

Internasional
Pusat Evakuasi di Jepang Dilaporkan Tolak Dua Tunawisma saat Bencana Topan Hagibis Menerjang

Pusat Evakuasi di Jepang Dilaporkan Tolak Dua Tunawisma saat Bencana Topan Hagibis Menerjang

Internasional
Terlempar dari Wahana di Pekan Raya Perancis, Seorang Pengunjung Tewas

Terlempar dari Wahana di Pekan Raya Perancis, Seorang Pengunjung Tewas

Internasional
Guru di China Paksa Muridnya Makan Sampah sebagai Hukuman

Guru di China Paksa Muridnya Makan Sampah sebagai Hukuman

Internasional
Jelang Debat Demokrat, Peringkat Joe Biden Merosot di Survei

Jelang Debat Demokrat, Peringkat Joe Biden Merosot di Survei

Internasional
Janji Akan Menikahi, Pria Pengangguran Ini Justru Perkosa Kenalannya

Janji Akan Menikahi, Pria Pengangguran Ini Justru Perkosa Kenalannya

Internasional
Siaran Langsung di Tengah Topan Hagibis, Jurnalis Ini Malah Dimarahi Netizen

Siaran Langsung di Tengah Topan Hagibis, Jurnalis Ini Malah Dimarahi Netizen

Internasional
Erdogan: Tak Akan Ada Anggota ISIS yang Bakal Keluar dari Suriah

Erdogan: Tak Akan Ada Anggota ISIS yang Bakal Keluar dari Suriah

Internasional
King Cobra Sepanjang 4 Meter Ditangkap dari Dalam Selokan di Thailand

King Cobra Sepanjang 4 Meter Ditangkap dari Dalam Selokan di Thailand

Internasional
Dampak Topan Hagibis, Kawanan Tikus Serbu Kota Ini di Jepang

Dampak Topan Hagibis, Kawanan Tikus Serbu Kota Ini di Jepang

Internasional
Erdogan Tak Akan Hentikan Serangan terhadap Kurdi hingga Kemenangan Sempurna Tercapai

Erdogan Tak Akan Hentikan Serangan terhadap Kurdi hingga Kemenangan Sempurna Tercapai

Internasional
Dikubur Hidup-hidup selama 2 Hari, Bayi Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Dikubur Hidup-hidup selama 2 Hari, Bayi Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Internasional
Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X