Pemimpin Oposisi Rusia Dilarikan ke Rumah Sakit, Dokter Sebut Ada Kemungkinan Diracun

Kompas.com - 29/07/2019, 10:44 WIB
Pemimpin Oposisi Rusia Alexei Navalny. AFP / MAXIM ZMEYEVPemimpin Oposisi Rusia Alexei Navalny.

MOSKWA, KOMPAS.com - Pemimpin oposisi Rusia, Alexei Navalny, yang tengah dipenjara, mendadak dilarikan ke rumah sakit, pada Minggu (28/7/2019), setelah diduga mengalami reaksi alergi akut.

Namun seorang dokter mengungkapkan bahwa Navalny kemungkinan telah diracuni dengan zat kimia yang tidak diketahui.

Navalny (30), tengah menjalani hukuman penjara 30 hari karena melanggar undang-undang protes yang keras. Polisi Moskwa juga menahan lebih dari 1.000 orang yang terlibat dalam aksi demonstrasi ilegal yang dipimpin Navalny.

Juru bicaranya, Kira Yarmysh, mengatakan bahwa Navalny menunjukkan tanda-tanda seperti reaksi alergi akut dengan pembengkakan pada wajah dan juga kulit kemerahan.

Baca juga: Ukraina Klaim Tangkap Kapal Tanker Milik Rusia

Seorang dokter rumah sakit yang merawat Navalny mengatakan, kepada kantor berita Interfax, bahwa pemimpin oposisi itu didiagnosis menderita gatal-gatal dan kondisinya telah membaik.

Akan tetapi, seorang dokter lainnya, yang mengaku pernah merawat Navalny di masa lalu dan sempat berbicara sesaat dengannya, mengatakan bahwa pihaknya tidak dapat mengesampingkan kemungkinan bahwa Navalny telah diracun.

"Kita tidak bisa mengesampingkan bahwa kerusakan pada kulit dan selaput lendirnya disebabkan oleh zat kimia yang tidak diketahui dan disebabkan oleh 'pihak ketiga'," tulis Anastasia Vasilyeva, dokter yang pernah menangani Navalny, di akun Facebook.

Vasilyeva menambahkan, Navalny mendapat ruam di bagian atas tubuhnya, luka pada kulitnya, serta kotoran keluar dari matanya. Dia pun menyerukan agar dilakukan uji bahan kimia terhadap sprei, kulit, serta rambut dari Navalny untuk memastikannya.

Vasilyeva mengatakan, fakta bahwa dirinya tidak diizinkan untuk memeriksa kondisi Navalny juga patut dicurigai.

Rumah sakit Moskwa di mana Navalny dirawat, menurut juru bicaranya, belum dapat memberikan komentar.

Baca juga: Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Sementara itu, pengacara Navalny, Olga Mikhailova, menulis di Facebook pada Minggu (28/7/2019) malam bahwa dokter tidak tahu apa yang salah dengan kliennya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Reuters
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Internasional
Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Internasional
'Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas'

"Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas"

Internasional
Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Internasional
Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Internasional
China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

Internasional
Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X