Kompas.com - 26/07/2019, 21:07 WIB
Foto bertanggal 25 Juli 2019, yang menunjukkan kapal tanker berbendera Rusia, Nika Spirit, yang ditahan Ukraina setelah memasuki pelabuhan Izmail di selatan Odessa. AFP PHOTO / HANDOUT / UKRAINIAN BORDER GUARDFoto bertanggal 25 Juli 2019, yang menunjukkan kapal tanker berbendera Rusia, Nika Spirit, yang ditahan Ukraina setelah memasuki pelabuhan Izmail di selatan Odessa.

KIEV, KOMPAS.com - Ukraina mengumumkan telah menahan sebuah kapal tanker mili Rusia yang sempat terlibat dalam konfrontasi dengan angkatan laut mereka pada November tahun lalu.

Klaim tersebut langsung mendapat peringatan dari Moskwa yang menegaskan bakal ada "konsekuensi" yang cepat terhadap Ukraina.

Badan Keamanan Ukraina, SBU, mengatakan bahwa mereka menghentikan kapal tanker berbendera Rusia, Neyma, saat memasuki pelabuhan Izmail di wilayah Odessa selatan.

"Penyelidik lantas menyita dokumen di atas kapal dan meminta keterangan dari para kru," tulis pernyataan SBU, dikutip AFP.

Baca juga: Presiden Ukraina kepada Putin: Kita Perlu Bicara

Moskwa yang mendengar kabar kapal tankernya ditahan segera merespons dengan mengancam Kiev akan adanya konsekuensi cepat yang tidak ditentukan.

"Kami melihat apa yang terjadi untuk mengambil langkah-langkah yang tepat," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jika ada warga Rusia yang disandera, ini akan ditafsirkan sebagai pelanggaran paling kasar terhadap hukum internasional dan konsekuensinya tidak akan lama," tambah juru bicara itu.

Rusia dan Ukraina telah terjebak dalam permusuhan sejak 2014 ketika Moskwa menganeksasi Crimea dan mendukung pemberontakan di Ukraina timur. Lebih dari 13.000 orang tewas dalam konflik tersebut.

Menurut SBU, kapal tanker tersebut berpartisipasi dalam sebuah operasi oleh Rusia untuk merebut tiga kapal Ukraina dari Crimea, November lalu.

"Kapal tanker Neyma telah mengubah namanya yang dilukis di lambung kapal untuk menyembunyikan keterlibatannya dalam tindakan agresi," ujar pernyataan SBU.

Baca juga: Bahas Konflik di Ukraina Timur, Zelensky Telepon Putin untuk Pertama Kali

Halaman:


Sumber AFP
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.