Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Kompas.com - 22/07/2019, 22:23 WIB
Logo Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat (CIA) di markas besar mereka di Langley, Virginia, pada 3 Maret 2005.REUTERS/Jason Reed JIR Logo Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat (CIA) di markas besar mereka di Langley, Virginia, pada 3 Maret 2005.

TEHERAN, KOMPAS.com - Intelijen Iran mengungkap tawaran yang diberikan Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat ( CIA) kepada 17 orang terduga mata-mata yang ditangkap.

Sebuah dokumen dari Kementerian Intelijen Iran mengungkap jaringan agen rahasia CIA di mana 17 orang yang ditangkap telah mengaku bekerja bagi badan itu.

Dalam dokumen dikutip CNN Senin (22/7/2019), misi yang diberikan bagi terduga mata-mata itu adalah mendapat informasi sensitif dari sektor penting hingga operasi intelijen Iran.

Baca juga: Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran


"Di penjara, mereka menyebut tawaran menggoda CIA termasuk pindah ke AS dan mendapat pekerjaan bagus di sana, serta uang," demikian laporan dari kementerian.

Mereka kemudian menyebut metode perekrutan yang dilakukan. Yakni menggunakan "jebakan visa" bagi warga Iran yang hendak bepergian ke Negeri "Uncle Sam".

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo saat hadir di acara fox & Friends mendesak perlunya ada sikap kehati-hatian dalam menanggapi laporan yang dibuat Teheran.

"Rezim Iran memiliki sejarah panjang berbohong. Sementara saya akan menerima laporan itu sembari terus mencari kebenaran atas laporan mereka," tegas Pompeo.

Presiden Donald Trump sebelumnya sempat mengeluarkan bantahan melalui kicauannya di Twitter dengan menyebut klaim yang dibuat oleh Iran tidak benar.

"Laporan Iran sudah menangkap agen rahasia CIA benar-benar ngawur. Sama sekali tak ada kebenarannya," ujar presiden dari Partai Republik tersebut.

Namun, pernyataan Trump itu malah mendapat kritikan dari mantan agen CIA Ned Price yang menuturkan, seharusnya pemerintah tidak perlu menanggapi klaim itu.

Halaman Berikutnya
Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Konvoi Militer Turki Diserang Suriah, 3 Warga Sipil Tewas

Konvoi Militer Turki Diserang Suriah, 3 Warga Sipil Tewas

Internasional
WNI di Denmark Rela Tempuh Perjalanan 5 Jam demi Ikut Upacara 17 Agustus

WNI di Denmark Rela Tempuh Perjalanan 5 Jam demi Ikut Upacara 17 Agustus

Internasional
Tandai Peringatan 17 Agustus di Italia, KBRI Roma Pukul Gong

Tandai Peringatan 17 Agustus di Italia, KBRI Roma Pukul Gong

Internasional
3.500 Pengungsi Rohingya di Bangladesh Dibebaskan untuk Kembali ke Myanmar

3.500 Pengungsi Rohingya di Bangladesh Dibebaskan untuk Kembali ke Myanmar

Internasional
Taiwan Tawarkan Suaka bagi Peserta Demo Hong Kong, China Marah

Taiwan Tawarkan Suaka bagi Peserta Demo Hong Kong, China Marah

Internasional
Iran Peringatkan AS Tak Usik Kapal Tankernya yang Dibebaskan Gibraltar

Iran Peringatkan AS Tak Usik Kapal Tankernya yang Dibebaskan Gibraltar

Internasional
Ditanya Kenapa Masih Pertahankan Pasukan di Afghanistan, Trump: Kami Seperti Polisi

Ditanya Kenapa Masih Pertahankan Pasukan di Afghanistan, Trump: Kami Seperti Polisi

Internasional
Diejek Gendut Saat Ingin Es Krim, Gadis Ini Bunuh Pacar Pakai Gunting

Diejek Gendut Saat Ingin Es Krim, Gadis Ini Bunuh Pacar Pakai Gunting

Internasional
Dibebaskan Gibraltar, Kapal Tanker Iran Berlayar ke Yunani

Dibebaskan Gibraltar, Kapal Tanker Iran Berlayar ke Yunani

Internasional
Trump: Kami Tidak Ingin Afghanistan Jadi 'Laboratorium Teror'

Trump: Kami Tidak Ingin Afghanistan Jadi "Laboratorium Teror"

Internasional
5 Bulan Mengajar, Guru di Malaysia Ini Dapat 15 Surat Cinta dari Murid

5 Bulan Mengajar, Guru di Malaysia Ini Dapat 15 Surat Cinta dari Murid

Internasional
Hindari Kerusuhan, Otoritas India Tahan 4.000 Warga Kashmir

Hindari Kerusuhan, Otoritas India Tahan 4.000 Warga Kashmir

Internasional
Diputus Pacar dan Hilang Pekerjaan, Pria Ini Ancam Bunuh 100 Orang

Diputus Pacar dan Hilang Pekerjaan, Pria Ini Ancam Bunuh 100 Orang

Internasional
PM Denmark: Ketertarikan Trump Beli Greenland Itu Konyol

PM Denmark: Ketertarikan Trump Beli Greenland Itu Konyol

Internasional
Terbangun dari Koma 10 Hari, Pria Ini Lupa Tentang Hari Pernikahannya

Terbangun dari Koma 10 Hari, Pria Ini Lupa Tentang Hari Pernikahannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X