Kompas.com - 19/07/2019, 14:53 WIB
Militer AS berbaris pada November 2015. REUTERSMiliter AS berbaris pada November 2015.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Amerika Serikat (AS) dirumorkan berencana mengirim pasukan berjumlah ratusan ke Arab Saudi di tengah ketegangan dengan Iran.

Berdasarkan keterangan dari dua sumber pejabat AS, mereka mempertimbangkan mengirim 500 tentara ke Pangkalan Udara Prince Sultan, timur ibu kota Riyadh.

Dilaporkan CNN Kamis (18/7/2019), sejumlah kecil pasukan dan peralatan pendukung sudah berangkat dahulu untuk mempersiapkan pemasangan sistem rudal Patriot.

Baca juga: Trump: Kapal Perang AS Hancurkan Drone Iran di Selat Hormuz

Pentagon berencana membangun pangkalan di sana karena setelah berdasarkan penelitian yang dilakukan, rudal Iran bakal kesulitan menghantam kawasan terpencil itu.

Sumber itu menjelaskan, keputusan tersebut dibuat di tengah hubungan AS dan Saudi yang sensitif di tengah sorotan negara kaya minyak itu atas kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

Namun, pemerintahan Presiden Donald Trump telah menyatakan mereka berkomitmen untuk membantu melindungi Arab Saudi dari agresi yang dilakukan Iran.

Juni lalu, Washington mengumumkan bakal mengirim 1.000 tentara tambahan ke Timur Tengah. Namun, tidak dijelaskan di negara mana. Saudi diduga adalah salah satu lokasi penempatan.

Kongres dikabarkan tidak menerima pemberitahuan resmi terkait pengiriman pasukan. Namun sumber berujar, mereka sudah menginformasikan secara informal dengan keputusan bakal dibuat pekan depan.

Pemberitahuan kepada Kongres bakal memberikan detil lebih akurat mengenai apa saja yang bakal dikirim Pentagon setelah mereka mengumumkannya bulan lalu.

Berdasarkan citra satelit yang diperoleh Planet Labs, terdapat gambar awal yang menunjukkan pasukan serta personel pendukung sudah di Saudi sejak pertengahan Juni.

Jefrrey Lewis, direktur di Project at the Middlebury Institute of International Studies di Monterey berkata, mereka tengah menggelar persiapan untuk pengiriman.

Dalam pemaparannya, sebuah perkemahan kecil dan peralatan konstruksi muncul di ujung landasan pacu pada 27 Juni. Menunjukkan perbaikan sedang berlangsung.

"Perkemahan di di luar landasan pacu adalah tipikal skuadron teknik Angkatan Udara AS yang sedang dikerahkan untuk misi luar negeri," papar Lewis.

Sumber itu melanjutkan, AS berharap bisa menempatkan jet tempur generasi kelima seperti F-22 maupun pesawat tempur lainnya di pangkalan tersebut.

Pentagon tidak berkomentar terkait dengan sensitivitas akan keberadaan pasukan AS di Saudi. Begitu pun Arab Saudi juga tidak memberikan tanggapan.

Baca juga: Jika AS dan Iran Berperang, Ini Perbandingan Militer 2 Negara

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.