Salin Artikel

Hubungan dengan Iran Panas, AS Bakal Kirim Ratusan Pasukan ke Arab Saudi

Berdasarkan keterangan dari dua sumber pejabat AS, mereka mempertimbangkan mengirim 500 tentara ke Pangkalan Udara Prince Sultan, timur ibu kota Riyadh.

Dilaporkan CNN Kamis (18/7/2019), sejumlah kecil pasukan dan peralatan pendukung sudah berangkat dahulu untuk mempersiapkan pemasangan sistem rudal Patriot.

Pentagon berencana membangun pangkalan di sana karena setelah berdasarkan penelitian yang dilakukan, rudal Iran bakal kesulitan menghantam kawasan terpencil itu.

Sumber itu menjelaskan, keputusan tersebut dibuat di tengah hubungan AS dan Saudi yang sensitif di tengah sorotan negara kaya minyak itu atas kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

Namun, pemerintahan Presiden Donald Trump telah menyatakan mereka berkomitmen untuk membantu melindungi Arab Saudi dari agresi yang dilakukan Iran.

Juni lalu, Washington mengumumkan bakal mengirim 1.000 tentara tambahan ke Timur Tengah. Namun, tidak dijelaskan di negara mana. Saudi diduga adalah salah satu lokasi penempatan.

Kongres dikabarkan tidak menerima pemberitahuan resmi terkait pengiriman pasukan. Namun sumber berujar, mereka sudah menginformasikan secara informal dengan keputusan bakal dibuat pekan depan.

Pemberitahuan kepada Kongres bakal memberikan detil lebih akurat mengenai apa saja yang bakal dikirim Pentagon setelah mereka mengumumkannya bulan lalu.

Berdasarkan citra satelit yang diperoleh Planet Labs, terdapat gambar awal yang menunjukkan pasukan serta personel pendukung sudah di Saudi sejak pertengahan Juni.

Jefrrey Lewis, direktur di Project at the Middlebury Institute of International Studies di Monterey berkata, mereka tengah menggelar persiapan untuk pengiriman.

Dalam pemaparannya, sebuah perkemahan kecil dan peralatan konstruksi muncul di ujung landasan pacu pada 27 Juni. Menunjukkan perbaikan sedang berlangsung.

"Perkemahan di di luar landasan pacu adalah tipikal skuadron teknik Angkatan Udara AS yang sedang dikerahkan untuk misi luar negeri," papar Lewis.

Sumber itu melanjutkan, AS berharap bisa menempatkan jet tempur generasi kelima seperti F-22 maupun pesawat tempur lainnya di pangkalan tersebut.

Pentagon tidak berkomentar terkait dengan sensitivitas akan keberadaan pasukan AS di Saudi. Begitu pun Arab Saudi juga tidak memberikan tanggapan.

https://internasional.kompas.com/read/2019/07/19/14535181/hubungan-dengan-iran-panas-as-bakal-kirim-ratusan-pasukan-ke-arab-saudi

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.