Tahanan China Diduga Dibunuh dan Organ Dalamnya Diperjualbelikan

Kompas.com - 18/06/2019, 15:45 WIB
Praktisi Falun Gong mengadakan konferensi pers di Arlington, Virginia, mengenai panen organ (Dok.) Associated PressPraktisi Falun Gong mengadakan konferensi pers di Arlington, Virginia, mengenai panen organ (Dok.)

Jennifer Zeng mengaku dia ditangkap karena menjadi anggota Falun Gong. Dia berkata dia ditahan tidak atas kehendaknya, disiksa secara fisik dan mental pada 2000 silam.

Selama penahanannya, perempuan 52 tahun itu mengaku dia menjalani pemeriksaan darah dan organ. Dia dibebaskan setahun berselang setelah berpura-pura sakit.

"Saat itu saya sadar, jika saja saya tidak berkata kepada dokter saya mengidap hepatitis C, saya mungkin bakal menjadi korban," terang Zeng yang kini tinggal di AS.

Kebanyakan dari tahanan dilaprkan dibunuh dahulu sebelum organnya diambil. Namun ada juga yang organ dalamnya diambil ketika mereka masih hidup.

Baca juga: Forensik Temukan Kelainan di Organ Dalam Siswa yang Tewas Duel Ala Gladiator

Dr Enver Tohti, mantan dokter bedah di Xinjiang membenarkan dia sudah melakukan ekstraksi organ dalam dari tahanan hidup selama masa penundasan Falun Gong.

Pada 1995 ketika masih berumur 32 tahun, Tohti mengisahkan dia pernah diperintahkan untuk memasuki lapangan dan mengoperasi seorang pria yang ditembak di dada.

Dia menceritakan pria itu berusaha melawan namun terlalu lemah. Selama 30 menit berikutnya, Tohti mengambil hati dan ginjal yang dimasukkan ke dalam kotak.

Setelah melaksanakan tugasnya, Tohti mengatakan dia sempat diberi tahu oleh petugas bahwa dia harus merahasiakannya. "Ingat, tidak ada yang terjadi hari ini," ucapnya.

Pada 2016, Bloody Harvest merilis laporan yang memprediksi 60.000 sampai 100.000 organ dalam telah ditransplantasikan setiap tahunnya di seluruh rumah sakit China.

Laporan dari mantan politisi Kanada David Kilgour, pengacara HAM David Matas, dan wartawan Ethan Gutmann itu sudah diserahkan kepada China Tribunal April lalu.

Baca juga: Organ Dalam Jadi Prioritas Penanganan Pasien Gawat Darurat

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X