Tinggi Gunung Sampah di New Delhi Sudah Melampaui Taj Mahal

Kompas.com - 04/06/2019, 13:38 WIB
Beginilah kondisi tempat pembuangan sampah Ghazipur, New Delhi, India. Lokasi ini seharusnya ditutup pada 2002 karena sudah mencapai batas daya tampungnya. Namun, tak ada alternatif lokasi lain membuat ribuan ton sampah New Delhi setiap hari masih dibuang ke lokasi ini. AFP/XAVIER GALIANABeginilah kondisi tempat pembuangan sampah Ghazipur, New Delhi, India. Lokasi ini seharusnya ditutup pada 2002 karena sudah mencapai batas daya tampungnya. Namun, tak ada alternatif lokasi lain membuat ribuan ton sampah New Delhi setiap hari masih dibuang ke lokasi ini.
|

NEW DELHI, KOMPAS.com - Gunung sampah tertinggi di New Delhi diperkirakan pada tahun depan sudah melampaui tinggi Taj mahal.

Gunung sampah ini seolah menjadi simbol dari apa yang disebut PBB sebagai ibu kota paling tercemar di dunia.

Berbagai jenis burung pemangsa terbang mengitari tempat pembuangan sampah Ghazipur yang berada di sisi timur New Delhi.

Selain burung, sapi liar, anjing, dan tikus berkeliaran mencari makan di tempat yang sama.

Baca juga: Gunung Sampah 15 Meter di Mozambik Longsor, 17 Orang Tewas

Dengan area seluas 40 kali lapangan sepak bola, sampah di Ghazipur bertambah tinggi 10 meter setiap tahun.

Menurut pejabat pengawas teknis New Delhi Timur, Arun Kumar, tinggi gunung sampah di Ghazipur saat ini sudah mencapai lebih dari 65 meter.

Dengan kecepatan penambahan sampah saat ini, pada 2020, gunung sampah di Ghazipur akan mencapai ketinggian 73 meter atau lebih tinggi dari Taj Mahal.

Tempat pembuangan sampah ini dibuka pada 1984 dan sudah mencapai batas daya tampung pada 2002 sehingga seharusnya sudah ditutup.

Namun, ratusan truk sampah masih terus datang ke Ghazipur setiap hari.

"Sekitar 2.000 ton sampah dibuang ke Ghazipur setiap hari," ujar seorang pejabat pemkot New Delhi yang tak mau disebut identitasnya.

Halaman:


Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X