Kompas.com - 20/02/2018, 11:20 WIB
Sebanyak 17 orang tewas akibat gunung sampah longsor di Mozambik, Senin (19/2/2018). (EPA via BBC) Sebanyak 17 orang tewas akibat gunung sampah longsor di Mozambik, Senin (19/2/2018). (EPA via BBC)


MAPUTO, KOMPAS.com - Sebanyak 17 orang tewas dan puluhan orang lainnya terluka akibat tumpukan sampah yang menggunung longsor di Hulene, Maputo, Mozambik, Senin (19/2/2018).

BBC mewartakan, gunung sampah setinggi 15 meter itu longsor karena hujan deras yang melanda wilayah tersebut. Sebanyak lima rumah yang berada di sisi pinggir juga hancur.

Petugas terus melakukan pencarian terhadap korban selamat.

Lokasi pembuangan sampah menjadi rumah bagi penduduk miskin di Mozambik. Mereka membangun rumah semi permanen dengan memanfaatkan sampah.

Baca juga : Gunung Sampah Setinggi 90 Meter Runtuh di Srilanka, 10 Tewas

Juru bicara layanan darurat Leonilde Pelembe menduga, masih banyak korban yang terjebak di tumpukan sampah.

"Informasi yang kami terima dari pejabat lokal menyebutkan jumlah orang yang tinggal di rumah itu lebih banyak dari jumlah korban tewas yang tercatat," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Distrik Hulene di Maputo merupakan salah satu bagian ibu kota yang dilanda kemiskinan parah.

Banyak penduduk, termasuk anak-anak, tidak memiliki banyak pilihan selain membangun rumah di tempat pembuangan sampah.

Baca juga : Mozambik Pakai Dana Bantuan dari Inggris untuk Beli Jet Pribadi

Lokasi pembuangan sampah tidak hanya menyediakan makan bagi mereka, tapi juga barang-barang untuk dijual kembali.

Sebelumnya, pihak berwenang telah meminta penduduk untuk meninggalkan rumah mereka yang dibangun secara ilegal.

"Saya tinggal di lingkungan ini karena tidak tahu harus kemana. Seandainya pemerintah mennyediakan tempat, saya akan pergi dari sini," kata seorang warga yang tinggal di lokasi pembuangan sampah, Maria Huo.

Huo beruntung anaknya hanya terluka dalam insiden tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.