Pertemuan dengan Trump Gagal, Kim Jong Un Bunuh Pejabat Seniornya

Kompas.com - 31/05/2019, 10:34 WIB
Dalam foto tanpa tanggal yang dirilis media Korea Utara KCNA pada 10 Juli, terlihat Kim Jong Un berdiri dan tertawa saat berkunjung ke ladang kentang di Samjiyon. AFP/KCNA VIA KNSDalam foto tanpa tanggal yang dirilis media Korea Utara KCNA pada 10 Juli, terlihat Kim Jong Un berdiri dan tertawa saat berkunjung ke ladang kentang di Samjiyon.

PYONGYANG, KOMPAS.com - Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un dilaporkan melakukan pembersihan, di antaranya mengeksekusi pejabat seniornya Maret lalu.

Pembersihan itu dilakukan setelah pertemuan Kim dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Hanoi, Vietnam, pada Februari lalu menuai kegagalan.

Pertemuan yang dilangsungkan selama dua hari tak menghasilkan kesepakatan apapun karena baik Kim maupun Trump tidak sepakat soal sanksi yang diberikan kepada Korut.

Baca juga: Trump: Kim Jong Un Sangat Pintar dan Tahu Nuklir Buruk bagi Korut

Dilansir Chosun Ilbo via Sky News Kamis (30/5/2019), salah satu dari korban eksekusi Kim adalah pejabat senior Kementerian Luar Negeri Kim Hyok Chol.

Kim Hyok Chol merupakan merupakan utusan Korut yang bertanggung jawab atas perundingan kedua Kim dan Trump di Vietnam bersama Utusan AS Stephen Biegun.

"Kim Hyok Chol dan empat pejabat kementerian luar negeri lainnya diinterogasi dan dieksekusi di Bandara Mirim Maret lalu," kata sumber internal Korut. Mereka dibunuh setelah dituduh menjadi mata-mata bagi Washington.

Chosun Ilbo memberitakan, eksekusi itu merupakan upaya pengalihan yang dilakukan Pyongyang terhadap isu kekacauan internal dan ketidakpuasan.

Laporan PBB baru-baru ini menyatakan penduduk di negara tetangga Korea Selatan (Korsel) itu hidup dalam "lingkaran setan, korupsi, dan penindasan".

Selain Kim Hyok Chol, pejabat lain yang disingkirkan adalah Kim Yong Chol. Pejabat yang disebut sebagai orang nomor dua Kim itu disebut dikirim ke kamp kerja paksa di Provinsi Jagang.

Kim Song Hye yang ditunjuk untuk melakoni pembicaraan tingkat tinggi dengan Kim Yong Chol dikabarkan juga dikirimkan ke fasilitas penjara politik.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X