Biden Kritik Kim Jong Un, Begini Balasan Keras Media Pemerintah Korut

Kompas.com - 22/05/2019, 11:41 WIB
Kandidat calon presiden Partai Demokrat, Joe Biden. AFP / SAUL LOEBKandidat calon presiden Partai Demokrat, Joe Biden.

PYONGYANG, KOMPAS.com - Media pemerintah Korea Utara mengecam mantan wakil presiden AS Joe Biden yang mengkritik pemimpin Kim Jong Un.

Kritik tersebut seakan kontras dengan hubungan baik antara Kim dan Presiden AS Donald Trump.

Pada April lalu, Kim mengatakan hubungan pribadinya dengan Trump masih bagus meski pertemuan kedua mereka di Vietnam tidak membuahkan hasil.

Baca juga: Trump Sebut China Berharap Joe Biden Menangi Pilpres AS 2020

Laporan Reuters, Rabu (22/5/2019), menyebutkan Biden dalam kampanyenya menyinggung soal pemerintahan Kim.

Sebagai informasi, pria berusia 76 tahun itu mencalonkan diri sebagai presiden AS dari Partai Demokrat untuk pemilu 2020.

"Apakah kita bangsa yang merangkul diktatot dan tiran seperti (Presiden Rusia Vladimir) Putin dan Kim Jong Un," katanya pada kampanye di Philadelphia Sabtu lalu.

Komentar Biden ditanggapi Kantor Berita Korea Utara (KCNA) pada Selasa (21/5/2019) malam.

"Apa yang dia ucapkan hanyalah pandangan sesat dari seorang yang kehilangan kualitas sebagai manusia," demikian laporan media pemerintah Korut.

KCNA turut melampirkan daftar kontroversi sebelumnya tentang Biden, termasuk tudingan plagiarisme yang menyebabkannya mendapat nilai F saat kuliah.

"Kami tidak akan pernah memaafkan siapa pun yang berani memprovokasi kepemimpinan tertinggi DPRK, tapi tentu akan membuat mereka membayarnya," lanjutnya.

DPRK merujuk pada nama resmi negara itu, Republik Demokratik Rakyat Korea.

Baca juga: Ketika Trump Dapat Julukan Badut dari Joe Biden...

Diwartakan AFP, KCNA juga membahas soal tuduhan terhadap Biden yang menyalin pidato pemimpin Partai Buruh Inggris kala itu, Neil Kinnock.

Media pemerintah Korut itu juga menyebutkan peristiwa Biden tertidur saat pidato Barack Obama pada 2011, dan tindakan vulgarnya terhadap perempuan.

"Dia tidak layak memberi harapan," bunyi laporan KCNA, yang juga menyebut Biden sebagai orang bodoh dengan IQ rendah.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Reuters,AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Internasional
Menyeberang Sambil Pakai 'Headphone' dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Menyeberang Sambil Pakai "Headphone" dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Internasional
Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Internasional
Mantan Model Playboy Ini Berniat 'Nyalon' Jadi Presiden Kroasia

Mantan Model Playboy Ini Berniat "Nyalon" Jadi Presiden Kroasia

Internasional
Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Internasional
Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Internasional
Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Internasional
Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Internasional
Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Internasional
Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Internasional
Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Internasional
Kaitkan Kebakaran Hutan dengan Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis, Bintang Rugbi Australia Ini Dikecam

Kaitkan Kebakaran Hutan dengan Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis, Bintang Rugbi Australia Ini Dikecam

Internasional
AS Kini Tak Pandang Permukiman Israel di Tepi Barat Ilegal

AS Kini Tak Pandang Permukiman Israel di Tepi Barat Ilegal

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kapal Induk China Berlayar ke Selat Taiwan | Media Inggris Soroti Plastik di Indonesia

[POPULER INTERNASIONAL] Kapal Induk China Berlayar ke Selat Taiwan | Media Inggris Soroti Plastik di Indonesia

Internasional
Dikurung di Penjara Manusia, Beruang Ini 'Dibebaskan' Setelah 15 Tahun

Dikurung di Penjara Manusia, Beruang Ini "Dibebaskan" Setelah 15 Tahun

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X