Kompas.com - 30/05/2019, 16:37 WIB

TOMSK, KOMPAS.com - Seorang gadis di Rusia harus dilarikan ke rumah sakit dengan dokter mengeluarkan gumpalan rambut yang dikunyahnya selama bertahun-tahun dari perut.

Gadis 16 tahun itu dilaporkan menderita Sindrom Rapunzel, di mana penderita bakal kecanduan untuk mengunyah dan menelan rambut mereka sendiri.

Baca juga: Gumpalan Rambut 1,5 Meter Ditemukan dalam Perut Gadis Ini

Seperti diberitakan Daily Mirror Kamis (30/5/2019), gadis segera dilarikan ke rumah sakit di kota kawasan Siberia Tomsk dengan dokter langsung melakukan operasi.

Hasilnya, dokter menemukan gumpalan rambut yang jika ditimbang beratnya bisa mencapai setengah kilogram dan sudah mengeras di dalam perut gadis itu.

Dokter yang mengoperasi mengatakan rambut itu sudah memenuhi sekitar 80 persen perut gadis yang tak disebutkan identitasnya, dan bisa mengancam kesehatannya.

Dokter Kepala Andrey Karavaev menjelaskan, saluran pencernaah remaja itu berada dalam bahaya karena sudah tertutupi oleh gumpalan rambut tersebut.

Karena itu, dokter pun memutuskan segera melakukan operasi karena sifatnya yang sangat mendesak, demikian pemberitaan dari media lokal Rusia.

Dilaporkan remaja itu sudah mulih setelah operasi dan mengaku dirinya sudah jauh "lebih baik". Diketahui dia sudah menelan rambut selama 10 tahun terakhir.

Berdasarkan laporan otoritas setempat, kasus gadis itu merupakan kasus Sindrom Rapunzel kedua dalam 25 tahun terakhir di kawasan Tomsk tersebut.

Setelah memulihkan diri sehabis operasi, dokter melanjutkan yang diperlukan gadis itu adalah pendampingan psikiater. Sebab, rambut manusia tidak bisa dicerna.

Sindrom langka itu diambil dari tokoh dongeng asal Jerman yang dikembangkan oleh Grimm Bersaudara tentang seorang gadis berambut panjang.

Dalam kasus ini, seorang penderita bakal mengeluhkan rambutnya sering sekali "menghilang". Padahal yang sebenarnya dia mengunyah dan menelan rambut itu.

Baca juga: Dari Perut Remaja, Dokter Keluarkan Gumpalan Rambut seperti Bayi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.