Kompas.com - 24/05/2019, 04:41 WIB

ISLAMABAD, KOMPAS.com - Militer Pakistan mengklaim telah berhasil melakukan uji coba rudal balistik yang mampu membawa hulu ledak nuklir.

Rudal Shaheen-II tersebut ditembakkan pada Kamis (23/5/2019). Dikatakan bahwa rudal balistik permukaan-ke-permukaan dapat membawa hulu ledak konvensional maupun nuklir hingga jarak 1.500 kilometer.

"Uji coba peluncuran itu bertujuan untuk memastikan kesiapan operasional Komando Strategis Angkatan Darat," kata militer Pakistan dalam pernyataannya yang dikutip Al Jazeera.

Disampaikan juru bicara militer Pakistan, Asif Ghafoor dalam sebuah pernyataan, tes rudal pada Kamis dilakukan untuk menegaskan kembali sikap pencegahan nuklir negara itu.

Baca juga: China Pamerkan Rudal Balistik yang Bisa Hantam Wilayah AS

"(Rudal) Shaheen-II telah memenuhi kebutuhan strategis (Pakistan) terhadap pemeliharaan stabilitas pencegahan yang diharapkan di kawasan itu," ujarnya lewat akun Twitter miliknya.

Uji coba peluncuran rudal balistik tersebut diketahui dilakukan sehari setelah menteri luar negeri Pakistan menghubungi India untuk menyampaikan tawaran melanjutkan pembicaraan damai.

Hubungan antara kedua negara tengah mengalami ketegangan dan kebuntuan pada Februari lalu, menyusul perang udara yang terjadi di atas wilayah perbatasan, di mana sebuah jet tempur India ditembak jatuh.

Pada Rabu (22/5/2019), Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mehmood Qureshi telah bertemu secara singkat dengan Menlu India Sushma Swaraj, di sela-sela pertemuan Shanghai Cooperation Organization (SCO) di Bishkek, ibu kota Kyrgystan.

Pertemuan tersebut menjadi interaksi tingkat tinggi pertama antara kedua negara sejak pecahnya konflik perang udara bulan Februari lalu, ketika hampir semua dialog bilateral ditangguhkan oleh India.

"(Dalam pertemuan itu) saya menjelaskan bahwa Pakistan ingin menyelesaikan semua masalah secara damai," kata Qureshi dalam pernyataan yang dirilis pascapertemuan.

Baca juga: India Kembangkan Rudal Supersonik Berkecepatan 3.450 Kilometer Per Jam

Pihak kementerian luar negeri India tidak mengomentari pertemuan tersebut.

Sebelumnya diberitakan, India juga baru saja melakukan uji coba untuk rudal jelajah dengan kecepatan supersonik yang dikembangkan bersama Rusia.

Rudal supersonik BrahMos itu diklaim mampu melaju dengan kecepatan maksimal 3.450 kilometer per jam dan diharapkan sudah siap digunakan pada 2020.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Al Jazeera
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.