Pakistan Klaim Sukses Uji Coba Rudal Balistik yang Mampu Bawa Hulu Ledak Nuklir

Kompas.com - 24/05/2019, 04:41 WIB
Foto bertanggal 21 April 2008 yang dirilis militer Pakistan, yang menunjukkan rudal balistik Shaheen-II yang ditembakkan dalam uji coba. AFP PHOTO / ISPRFoto bertanggal 21 April 2008 yang dirilis militer Pakistan, yang menunjukkan rudal balistik Shaheen-II yang ditembakkan dalam uji coba.

ISLAMABAD, KOMPAS.com - Militer Pakistan mengklaim telah berhasil melakukan uji coba rudal balistik yang mampu membawa hulu ledak nuklir.

Rudal Shaheen-II tersebut ditembakkan pada Kamis (23/5/2019). Dikatakan bahwa rudal balistik permukaan-ke-permukaan dapat membawa hulu ledak konvensional maupun nuklir hingga jarak 1.500 kilometer.

"Uji coba peluncuran itu bertujuan untuk memastikan kesiapan operasional Komando Strategis Angkatan Darat," kata militer Pakistan dalam pernyataannya yang dikutip Al Jazeera.

Disampaikan juru bicara militer Pakistan, Asif Ghafoor dalam sebuah pernyataan, tes rudal pada Kamis dilakukan untuk menegaskan kembali sikap pencegahan nuklir negara itu.

Baca juga: China Pamerkan Rudal Balistik yang Bisa Hantam Wilayah AS

"(Rudal) Shaheen-II telah memenuhi kebutuhan strategis (Pakistan) terhadap pemeliharaan stabilitas pencegahan yang diharapkan di kawasan itu," ujarnya lewat akun Twitter miliknya.

Uji coba peluncuran rudal balistik tersebut diketahui dilakukan sehari setelah menteri luar negeri Pakistan menghubungi India untuk menyampaikan tawaran melanjutkan pembicaraan damai.

Hubungan antara kedua negara tengah mengalami ketegangan dan kebuntuan pada Februari lalu, menyusul perang udara yang terjadi di atas wilayah perbatasan, di mana sebuah jet tempur India ditembak jatuh.

Pada Rabu (22/5/2019), Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mehmood Qureshi telah bertemu secara singkat dengan Menlu India Sushma Swaraj, di sela-sela pertemuan Shanghai Cooperation Organization (SCO) di Bishkek, ibu kota Kyrgystan.

Pertemuan tersebut menjadi interaksi tingkat tinggi pertama antara kedua negara sejak pecahnya konflik perang udara bulan Februari lalu, ketika hampir semua dialog bilateral ditangguhkan oleh India.

"(Dalam pertemuan itu) saya menjelaskan bahwa Pakistan ingin menyelesaikan semua masalah secara damai," kata Qureshi dalam pernyataan yang dirilis pascapertemuan.

Baca juga: India Kembangkan Rudal Supersonik Berkecepatan 3.450 Kilometer Per Jam

Pihak kementerian luar negeri India tidak mengomentari pertemuan tersebut.

Sebelumnya diberitakan, India juga baru saja melakukan uji coba untuk rudal jelajah dengan kecepatan supersonik yang dikembangkan bersama Rusia.

Rudal supersonik BrahMos itu diklaim mampu melaju dengan kecepatan maksimal 3.450 kilometer per jam dan diharapkan sudah siap digunakan pada 2020.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Sumber Al Jazeera
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Internasional
Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Internasional
Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Internasional
Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

Internasional
Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Internasional
Istrinya Habis Rp 600 Juta di Harbolnas China, Pria Ini Ingin Bunuh Diri

Istrinya Habis Rp 600 Juta di Harbolnas China, Pria Ini Ingin Bunuh Diri

Internasional
Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Internasional
Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X