Inilah Identitas Para Pelaku Ledakan Bom Sri Lanka di Minggu Paskah

Kompas.com - 02/05/2019, 04:50 WIB
Potongan gambar dari rekaman CCTV yang dilingkari merah menunjukkan pria yang diyakini sebagai pelaku bom bunuh diri melewati jemaat sebelum masuk ke Gereja St St Sebastian di Negombo, Sri Lanka, sebelum melakukan aksinya Minggu (21/4/2019). Times of India via Daily MirrorPotongan gambar dari rekaman CCTV yang dilingkari merah menunjukkan pria yang diyakini sebagai pelaku bom bunuh diri melewati jemaat sebelum masuk ke Gereja St St Sebastian di Negombo, Sri Lanka, sebelum melakukan aksinya Minggu (21/4/2019).

COLOMBO, KOMPAS.com - Kepolisian Sri Lanka mengumumkan seluruh identitas dari para pelaku ledakan bom yang menyasar gereja serta hotel mewah pekan lalu.

Juru bicara polisi Ruwan Gunasekera mengonfirmasi dua dari pelaku bom bunuh diri yang menyerang hotel merupakan kakak beradik dari keluarga kaya.

Baca juga: Diserbu Polisi, Istri Pelaku Bom Sri Lanka Meledakkan Diri dalam Keadaan Hamil

Dilansir AFP Rabu (1/5/2019), setiap pelaku bom bunuh diri menjalankan aksinya di satu lokasi saat perayaan Minggu Paskah (21/4/2019), kecuali Hotel Shangri-La.


Salah satu dari pelaku bom Hotel Shangri-La adalah Zahran Hashim. Pemimpin kelompok ekstremis lokal yang dianggap bertanggung jawab atas tewasnya 253 dalam serangan itu.

Hashim merupakan pemimpin National Thawheeth Jamaat (NJT) yang kini telah dilarang. Dalam menjalankan aksinya, dia dibantu oleh Ilham Ahmed Mohamed Ibrahim.

Kakak Ilham, Inshaf Ahmed Ibrahim, merupakan pelaku bom bunuh diri yang beraksi di Hotel Grand Cinnamon. Kemudian serangan di Hotel Kingsbury dilakukan Mohamed Azzam Mubarak Mohamed.

"Saat ini, istri Mubarak sudah ditangkap oleh anggota kami," terang Gunasekera. Kemudian di Gereja St Anthony, pelakunya adalah warga setempat bernama Ahmed Muaz.

Lalu pengebom Gereja St Sebastian adalah Mohamed Hasthun, seorang pria yang berasal dari kawasan timur Sri Lanka, kawasan yang sama dengan Hashim.

Pelaku serangan bom bunuh diri di Gereja Zion yang berlokasi di distrik timur Batticaloa adalah warga lokal yang diidentifikasi bernama Mohamed Nasser Mohamed Asad.

Kemudian pelaku yang gagal menjalankan aksinya, malah meledakkan diri di pesanggrahan dekat Colombo diidentifikasi bernama Abdul Latheef yang pernah bersekolah di Inggris dan Australia.

Sesaat setelah ledakan bom terjadi, Fathima Ilham yang dilaporkan merupakan istri dari Ilham Ibrahim meledakkan diri ketika polisi Sri Lanka menyerbu kediamannya.

Fathima yang dikabarkan tengah hamil meledakkan diri dan membunuh dua anaknya serta tiga polisi yang maju menyerbu rumahnya yang berlokasi di ibu kota Colombo.

"Kami akan menggunakan undang-undang anti-terorisme untuk menyita segala properti maupun sumber pendanaan yang dipakai mereka," terang Gunasekera.

Baca juga: Pelaku Ledakan Bom Sri Lanka Sempat Gugup Sebelum Melakukan Aksinya

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong 'Tak Sengaja' Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong "Tak Sengaja" Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Internasional
Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan 'Zona Aman'

Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan "Zona Aman"

Internasional
Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Internasional
Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Internasional
Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Internasional
Mahathir Tiba di Jakarta untuk Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Mahathir Tiba di Jakarta untuk Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Internasional
Lagi, Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Diserang Orang Tak Dikenal

Lagi, Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Diserang Orang Tak Dikenal

Internasional
Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Internasional
Erdogan Ancam Bakal 'Hancurkan Kepala' Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Erdogan Ancam Bakal "Hancurkan Kepala" Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Internasional
ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

Internasional
Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Internasional
Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Internasional
Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Internasional
Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Internasional
Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X