Kompas.com - 25/04/2019, 14:36 WIB

COLOMBO, KOMPAS.com - Istri dari salah satu pelaku ledakan bom Sri Lanka pada Minggu (21/4/2019) mengaktifkan bom bunuh dirinya ketika rumahnya diserbu polisi.

Diwartakan news.com.au Kamis (25/4/2019), dua dari sembilan pelaku ledakan bom merupakan kakak beradik yang diidentifikasi bernama Inshaf dan Ilham Ibrahim.

Inshaf yang merupakan si kakak meledakkan diri di Hotel Grand Cinnamon ketika sedang mengantre sarapan. Sementara Ilham melakukan aksinya di Hotel Shangri-La.

Baca juga: Pelaku Ledakan Bom Sri Lanka Sempat Gugup Sebelum Melakukan Aksinya

Setelah mengenali pelakunya, satuan tugas polisi Sri Lanka menyerbu rumah keluarga Ibrahim yang dilaporkan berada di kawasan pinggiran ibu kota Colombo.

Menteri Pertahanan Ruwan Wijewardene seperti dikutip ABC menjelaskan, ketika polisi melakukan penyerbuan di kediaman Ibrahim, istri Ilham sudah di rumah mengenakan rompi bom bunuh diri.

Ketika polisi Sri Lanka sampai di rumah itu, istri Ilham kemudian mengaktifkan rompinya. Membunuh dua anaknya dan tiga anggota satuan tugas yang mendekatinya.

Diberitakan Sydney Morning Herald, perempuan itu dilaporkan bernama Fatima. Dia meledakkan diri dalam keadaan hamil ketika rumahnya diserbu polisi.

Inshaf dan Ilham merupakan anak seorang pedagang rempah-rempah kaya bernama Mohamed Ibrahim yang dikenal sebagai dermawan di lingkungan tempatnya tinggal.

Sumber dari perusahaan rempah-rempah mengungkapkan, Inshaf adalah pribadi yang "normal" hingga tiga tahun lalu dia dipengaruhi oleh adiknya Ilham.

Sumber itu mengungkapkan sejak berada dalam pengaruh adiknya, Inshaf menjadi radikal dan mulai mempertanyakan para pekerjanya tentang cara berpakaian mereka.

Halaman:
Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.