Presiden Sirisena: ISIS, Tinggalkan Sri Lanka!

Kompas.com - 01/05/2019, 15:31 WIB
Presiden Sri Lanka, Maithripala Sirisena. REUTERS/DINUKA LIYANAWATTEPresiden Sri Lanka, Maithripala Sirisena.
|

KOLOMBO, KOMPAS.com - Presiden Sri Lanka Maithripala Sirisena mengatakan, dalang asing kemungkinan besar merencanakan serangan bom Minggu Paskah.

Untuk itu, Sirisena menegaskan kepada organisasi asing tersebut, diduga kuat adalah ISIS, untuk segera meninggalkan Sri Lanka.

Sirisena juga memperingatkan, kemungkinan besar ISIS menggelar sebuah strategi baru yaitu dengan menyasar negara-negara kecil. Demikian dikabarkan Sky News, Rabu (1/5/2019).

Baca juga: Usai Bom Paskah, Wanita Muslim Sri Lanka Tanggalkan Hijab dan Cadar

Sebelumnya, seorang sumber pemerintah kepada Reuters, Selasa (30/4/2019) mengatakan, aparat keamanan di seluruh negeri itu diminta untuk tetapi dalam kewaspadaan tinggi.

Sebab, terdapat kemungkinan kelompok-kelompok militan kembali melakukan serangan sebelum dimulainya bulan Ramadhan yang jatuh pada Senin pekan depan.

Sirisena menambahkan, pemerintah kini mewaspadai "sebuah kelompok kecil" yang terdiri atas warga Sri Lanka yang pernah pergi ke luar negeri dan menerima pelatihan dari ISIS selama satu dekade terakhir.

Investigasi mengungkap, bom yang digunakan dalam serangan Minggu Paskah dibuat di dalam negeri Sri Lanka.

Sejauh ini, kepolisian mencurigai anggota dua kelompok kecil yaitu National Thawhhedh Jamaath (NTJ) dan Jammiyatul Millahu Ibrahim (JMI) sebagai pelaku serangan.

Pada Senin lalu, jaringan media ISIS mempublikasikan sebuah pesan video yang disebut berasal dari pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi.

Dalam video tersebut, Al-Baghdadi yang muncul pertama kali dalam lima tahun terakhir, menyebut serangan terhadap Sri Lanka adalah balasan atas kekalahan ISIS di Suriah.

Sebelumnya, pemerintah Sri Lanka sudah mengatakan, para penyerang memiliki jaringan internasional meski tidak menjelaskan rinciannya.

Baca juga: Pemerintah Sri Lanka Identifikasi 42 Warga Asing Korban Bom Paskah

Intelijen lokal meyakini Zahran Hashim, seorang ulama Tamil, kemungkinan besar merupakan aktor utama dalam serangan Minggu Paskah.

Para pejabat pemerintah yakin, Zahran merupakan satu dari sembilan orang yang melakukan aksi bom bunuh diri.

Baca tentang


Sumber Reuters
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X