Kompas.com - 29/04/2019, 15:13 WIB
Foto atas menunjukkan tayangan bahan yang dipakai untuk membuat bom ketika polisi dan tentara Sri Lanka menyerbu rumah terduga teroris pelaku serangan pada Minggu Paskah (21/4/2019) di Kalmunai. Adapun foto bawah adalah polisi ketika mengangkat jenazah salah satu orang yang tewas dalam baku tembak di Kalmunai. Newsfirst via Daily Mirror, AFP/STRINGERFoto atas menunjukkan tayangan bahan yang dipakai untuk membuat bom ketika polisi dan tentara Sri Lanka menyerbu rumah terduga teroris pelaku serangan pada Minggu Paskah (21/4/2019) di Kalmunai. Adapun foto bawah adalah polisi ketika mengangkat jenazah salah satu orang yang tewas dalam baku tembak di Kalmunai.

Sementara seorang gadis dan perempuan yang diyakini sebagai istri serta putri Zahran dilaporkan berada dalam kondisi kritis dan saat ini tengah mendapat perawatan.

ISIS kemudian mengklaim 17 "orang tidak percaya" dibunuh oleh milisi mereka dalam baku tembak. Klaim yang langsung mendapat bantahan dari sumber penegak hukum.

Selepas baku tembak, polisi dan pasukan Sri Lanka kemudian menyisir markas terduga teroris, dan menemuakn detonator, bahan peledak, seragam militer, hingga bendera ISIS.

Bahan pembuat bom, stik gelignite, ribuan bola besi, panji maupun seragam ISIS ditemukan di rumah terpisah yang berada di satu kawasan, demikian keterangan sumber tersebut.

NJT dan kelompok lain, Jamathei Millathu Ibrahim (JMI) ditetapkan sebagai organisasi terlarang berdasarkan dekrit presiden segera setelah serangan terjadi pada Minggu Paskah.

Baca juga: PM Sri Lanka: Negara Akan Segera Kembali Normal

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:
Baca tentang


Sumber Sky News
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X