Kompas.com - 28/04/2019, 21:22 WIB
Dalam potongan rekaman CCTV, lingkaran merah menunjukkan sosok yang diduga sebagai pelaku bom bunuh diri ketika check in di Hotel Kingsbury Colombo, Sri Lanka, sebelum beraksi keesokan harinya (21/4/2019). CCTV via London Evening StandardDalam potongan rekaman CCTV, lingkaran merah menunjukkan sosok yang diduga sebagai pelaku bom bunuh diri ketika check in di Hotel Kingsbury Colombo, Sri Lanka, sebelum beraksi keesokan harinya (21/4/2019).

COLOMBO, KOMPAS.com - Sebuah rekaman kamera pengawas memperlihatkan salah satu pelaku ledakan bom Sri Lanka sempat menginap di hotel yang menjadi targetnya sebelum beraksi.

Rekaman CCTV yang diambil di Hotel Kingsbury Colombo memperlihatkan pelaku bom bunuh diri sampai menggunakan mobil. Setelah check in, dia bergegas ke kamar.

Diwartakan London Evening Standard, keesokan paginya atau pada Minggu Paskah (21/4/2019), dia mengantre sarapan di restoran sebelum meledakkan diri.

Baca juga: Tepat Sepekan Ledakan Bom Sri Lanka, Uskup Agung Minta Gereja Katolik Tak Gelar Ibadah

Pria itu merupakan satu dari tujuh pelaku bom bunuh diri yang melakukan aksinya di gereja maupun hotel mewah. Membunuh 253 orang dan melukai 500 lainnya.

Kepolisian Sri Lanka dilaporkan masih melakukan perburuan terhada anggota kelompok ekstremis yang dianggap bertanggung jawab dalam serangan tersebut.

Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe menyatakan kebanyakan anggota radikak kelompok itu telah ditangkap atau tewas dalam operasi penumpasan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kini, kita sudah bisa hidup secara normal. Yang harus kita lakukan adalah membantu memulihkan kehidupan normal masyarakat ini," tegas Wickremesinghe dikutip AFP.

Lebih dari 100 orang ditangkap sejak serangan terjadi, dengan aparat menyebut ada sekitar 140 orang terduga anggota Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Sebanyak 15 orang dilaporkan tewas ketika tentara dan polisi melakukan penyerbuan ke sebuah rumah yang ditengarai sebagai markas operasi terduga teroris di Kalmunai.

Sebanyak 15 orang tewas dalam baku tembak antara aparat dengan terduga teroris dengan tiga orang meledakkan diri ketika rumah persembunyian mereka digerebek.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X