Kompas.com - 28/04/2019, 16:23 WIB
Foto yang diambil pada 26 April 2019 memperlihatkan Velusami Raju ketika memegang foto sang anak, Ramesh Raju, yang menjadi pahlawan karena tewas ketika menghentikan pelaku bom bunuh diri di Gereja Zion, Batticaloa, Sri Lanka, pada Minggu pekan lalu (21/4/2019). AFP/LAKRUWAN WANNIARACHCHIFoto yang diambil pada 26 April 2019 memperlihatkan Velusami Raju ketika memegang foto sang anak, Ramesh Raju, yang menjadi pahlawan karena tewas ketika menghentikan pelaku bom bunuh diri di Gereja Zion, Batticaloa, Sri Lanka, pada Minggu pekan lalu (21/4/2019).

BATTICALOA, KOMPAS.com - Namanya adalah Ramesh Raju. Dia menjadi pahlawan setelah tewas menghentikan salah satu pelaku ledakan bom yang menghantam Sri Lanka pekan lalu.

Hampir sepekan setelah insiden ledakan bom itu, jalan yang menuju rumah Raju du di kawasan timur kota Batticaloa penuh dengan foto maupun poster Raju.

Diwartakan AFP via Channel News Asia Sabtu (27/4/2019), banyak orang mengantre untuk memberi penghormatan terakhir bagi ayah dua anak yang merupakan guru Sekolah Minggu itu.

Baca juga: ISIS Klaim Anggotanya Meledakkan Diri Saat Diserbu Pasukan Sri Lanka

Raju merupakan satu dari 29 orang, termasuk 14 anak-anak, yang menjadi korban tewas ketika pelaku bom bunuh diri melakukan aksinya di Gereja Zion.

Aksi kepahlawanannya dengan menghentikan pelaku bom bunuh diri di depan gereja menyelamatkan sekitar 600 jemaat yang saat itu hadir untuk merayakan Minggu Paskah (21/4/2019).

"Saat dia melihat pelaku bertindak mencurigakan, dia seharusnya bisa menyelamatkan diri. Namun, dia memilih menghadapi guna mencegahnya masuk gereja," kata sang ayah Velusami Raju.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya sangat bangga karena dia telah menyelamatkan banyak nyawa. Terutama hidup anak-anak," terang Velusami mengomentari sang anak yang berusia 40 tahun itu.

Kota di kawasan pesisir timur itu menjadi salah satu tempat yang ditargetkan oleh kelompok ekstremis, dengan pemerintah menyalahkan National Thawheeth Jamaath (NTJ).

Berdasarkan keterangan saksi mata, saat itu Gereja Zion penuh oleh jemaat maupun peserta Sekolah Minggu, dengan Raju berinisiatif mengatur kerumunan.

Ketika dia melihat ada orang yang tidak dikenalnya mendekat dengan membawa dua tas besar, Raju segera menghentikan dan meminta pelaku untuk keluar.

Saat mereka berdebat itulah, bom pun meledak. Selain Raju, ledakan itu juga menewaskan anak-anak serta orangtua yang kebetulan berada di dekatnya.

Velusami mengatakan, Raju merupakan tulang punggung serta pilar keluarga. "Dia anak yang baik. Setiap kenangan yang kami berdua sangatlah berharga," terang dia.

Baca juga: Pasukan Sri Lanka Serbu Tempat yang Diduga sebagai Pabrik Rompi Bom Bunuh Diri

Dia mengungkapkan keduanya baru saja selesai bertelepon beberapa menit sebelum kemudian. Saat itu, Velusami mengingat kembali momen Raju bakal menghubunginya ketika ibadah selesai.

Teleponnya memang kembali berdering. Namun kali ini yang menghubungi adalah umat gereja di mana Velusami mendapat kabar putra terkasihnya tewas dalam ledakan.

Adik paling kecil Raju dilaporkan juga tewas dalam ledakan bom. Begitu juga dengan suami dan putra mereka yang masih berusia sekitar 20 bulan.

"Saya kehilangan cucu saya. Namun di saat bersamaan, saya bangga kepada putra saya menyelamatkan nyawa banyak anak. Jadi, tidak ada keluarga yang harus mengalami seperti kami," tutur dia.

Raju mendirikan perusahaan ketika dia berusia 28 tahun, dan membina keluarga bersama gadis yang dicintainya semasa sekolah. Membuatnya menjadi contoh sukses di Batticaloa.

"Banyak tentara datang ke pemakaman dan memberi penghormatan ke peti mati anak saya atas keberaniannya. Saya harap pengorbanannya menjadi inspirasi bagi yang lain," tukas Velusami.

Baca juga: Tentara Sri Lanka Serbu Markas Terduga Teroris, 15 Orang Tewas

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X