Kim Jong Un Bakal Bertemu Putin di Rumah Armada Pasifik Rusia

Kompas.com - 19/04/2019, 22:28 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.AFP/ALEXANDER ZEMLIANICHENKO/KCNA VIA KNS Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

MOSKWA, KOMPAS.com - Pemerintah Rusia telah mengumumkan tanggal pertemuan antara Presiden Vladimir Putin dengan Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un.

Setelah spekulasi selama beberapa pekan, Kremlin seperti diwartakan AFP Jumat (19/4/2019) mengumumkan, pertemuan Putin dan Kim bakal dilaksanakan akhir April.

Baca juga: Kremlin: Kim Jong Un Akan Bertemu Putin di Rusia Bulan Ini

Mereka tidak bersedia menyebutkan tanggal pasti maupun tempat pertemuan karena menyangkut "alasan keamanan". Meski begitu, media setempat sudah mengeluarkan prediksi.


Dalam pemberitaan media Rusia, tempat pertemuan Putin dan Kim bakal dilangsungkan di Vladivostok, rumah bagi Armada Pasifik, dengan persiapan mulai digelar.

Kota pelabuhan itu berjarak sekitar 130 km dari perbatasan Korut. Sebuah lokasi ideal bagi Kim yang lebih suka melakukan kunjungan luar negeri menggunakan kereta.

Pemimpin yang berkuasa sejak 201 itu bakal mengikuti jejak ayahnya, Kim Jong Il, yang bertemu Putin ketika baru menjabat sebagai presiden di Vladivostok pada 2002.

Danil, mahasiswa Universitas Federal Timur Jauh Vladivostok mengaku senang jika mereka jadi bertemu di sana karena kota tersebut jarang menggelar acara bertaraf internasional.

"Apapun kunjungannya, baik itu teman maupun musuh, tentu sangat baik bagi kami," kata Danil seraya berkata dia sangat menyambut baik adanya dialog dua pemimpin tersebut.

Pekan ini, pemerintah Vladivostok dilaporkan sangat sibuk membersihkan sampah yang menumpuk di berbagai sudut dengan Ndezhda, seorang warga lokal, menyebut acara ini bakal disorot dunia.

Dia menuturkan sangat ingin mengunjungi Korut dan menjelaskan dia sama sekali tidak khawatir tentang Pyongyang yang dikabarkan menggelar uji coba senjata.

Uji coba itu dilaksanakan buntut pertemuan dengan Amerika Serikat (AS) yang berlangsung di Hanoi, Vietnam, selama dua hari pada akhir Februari tak menemui kesepakatan.

Sudah lama Putin mengatakan dia siap bertemu Kim dan berniat memainkan peran lebih besar terkait program denuklirisasi terhadap mantan sekutu era Perang Dingin tersebut.

Pertemuan terakhir kedua negara terjadi pada 2011 ketika Kim Jong Il bertolak ke Siberia dengan kereta, kemudian bertemu dengan Presiden Dmitry Medvedev.

Baca juga: Bertemu Erdogan, Putin Minta Turki-Rusia Perkuat Hubungan Militer



Terkini Lainnya

Raja Salman dan Presiden Korsel Kirim Ucapan Selamat kepada Jokowi

Raja Salman dan Presiden Korsel Kirim Ucapan Selamat kepada Jokowi

Internasional
Putin kepada Jokowi: Saya Ingin Melanjutkan Dialog Konstruktif dengan Yang Mulia

Putin kepada Jokowi: Saya Ingin Melanjutkan Dialog Konstruktif dengan Yang Mulia

Internasional
Biografi Tokoh Dunia: Martha Washington, Ibu Negara Pertama AS

Biografi Tokoh Dunia: Martha Washington, Ibu Negara Pertama AS

Internasional
PM Israel Berniat Beri Nama Permukiman Dataran Tinggi Golan sebagai Trump

PM Israel Berniat Beri Nama Permukiman Dataran Tinggi Golan sebagai Trump

Internasional
Sopir Uber Ini Ternyata adalah Penjahat Perang Somalia

Sopir Uber Ini Ternyata adalah Penjahat Perang Somalia

Internasional
Politisi Ini Tinju Istrinya karena Lambat Lepas Baju Saat Berhubungan Seks

Politisi Ini Tinju Istrinya karena Lambat Lepas Baju Saat Berhubungan Seks

Internasional
Dari Ujung Ranting hingga Tabung, Perjalanan Sikat Gigi dan Pasta Gigi Modern

Dari Ujung Ranting hingga Tabung, Perjalanan Sikat Gigi dan Pasta Gigi Modern

Internasional
Bawa Pisau dan Pistol ke Sekolah, Guru SD di Florida Ditahan

Bawa Pisau dan Pistol ke Sekolah, Guru SD di Florida Ditahan

Internasional
Konsisten Lawan Terorisme, Indonesia Dipercaya Pimpin 3 Komite DK PBB

Konsisten Lawan Terorisme, Indonesia Dipercaya Pimpin 3 Komite DK PBB

Internasional
Tetap Beli Rudal S-400, Turki Siap Disanksi AS

Tetap Beli Rudal S-400, Turki Siap Disanksi AS

Internasional
Kisah USS Savannah, Kapal Uap Pertama yang Lintasi Samudra Atlantik

Kisah USS Savannah, Kapal Uap Pertama yang Lintasi Samudra Atlantik

Internasional
Tak Bisa Didaur Ulang, Malaysia Kembalikan Sampah Plastik ke Negara Maju

Tak Bisa Didaur Ulang, Malaysia Kembalikan Sampah Plastik ke Negara Maju

Internasional
Iran Tingkatkan Kapasitas Pengayaan Uranium hingga Empat Kali Lipat

Iran Tingkatkan Kapasitas Pengayaan Uranium hingga Empat Kali Lipat

Internasional
Ucapkan Selamat ke Jokowi, Trump Sebut Indonesia sebagai Contoh Negara Demokrasi

Ucapkan Selamat ke Jokowi, Trump Sebut Indonesia sebagai Contoh Negara Demokrasi

Internasional
Demi Kalahkan Oposisi, Pengusaha Tambang Australia Beriklan Rp 550 Miliar

Demi Kalahkan Oposisi, Pengusaha Tambang Australia Beriklan Rp 550 Miliar

Internasional

Close Ads X