Kompas.com - 15/04/2019, 14:45 WIB
Ilustrasi korban pemerkosaan KOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHOIlustrasi korban pemerkosaan
 VALENCIA, KOMPAS.com - Seorang remaja perempuan Inggris diperkosa di atas kapal pesiar mewah di wilayah Mediterania ketika sedang menikmati liburan bersama orangtuanya 
 
Melansir Daily Mail, Minggu (14/4/2019), surat kabar Levante EMV melaporkan korban berusia 17 tahun mengatakan kepada kepolisian Spanyol tentang pelaku yang memaksanya ke kamar.
 
Menurut keterangan korban, peristiwa pemerkosaan itu terjadi pada Kamis lalu sekitar pukul 05.00 ketika kapal pesiar MSC Divina berlayar menuju Valencia dari Mallorca di Palma. 
 
 
Sementara itu, seorang remaja Italia berusia 18 tahun ditangkap atas dugaan pemerkosaan di kapal. Namun dia telah dibebaskan karena alasan teknis. Pembebasan terduga pelaku dikaitkan dengan reformasi doktrin yurisdiksi universal oleh Spanyol.
 
Hakim menyimpulkan tidak bisa menyelidiki dugaan kejahatan itu karena dilakukan oleh orang asing di perairan internasional dan di wilayah Panama.
 
The Telegraph melaporkan, hukum Spanyol pada 2009 menyebutkan kejahatan terhadap kemanusiaan yang terjadi di negara lain hanya dapat disidangkan di pengadilan Spanyol jika melibatkan korban atau tersangka dari negara tersebut.
 
Kini, hakim telah meminta pihak berwenang Inggris, Italia, dan Panama untuk menyelidiki kasus tersebut.
 
Setelah laporan tentang pemerkosaan terhadap penumpang, kapal berlabuh di Pelabuhan Valencia pada pukul 07.35 waktu setempat. Kapal kemudian berlayar lagi pada pukul 16.00 pada hari yang sama. 
 
Kapal melanjutkan perjalanan tanpa mengangkut terduga pelaku. Namun, korban dan orangtuanya berada di kapal untuk tujuan selanjutnya.
 
Tapi korban sempat diperiksa di Rumah Sakit La Fe Valencia sebagai bagian dari prosedur atas kasus pemerkosaan. Tes DNA di lokasi terjadinya serangan tersebut juga diperiksa, begitu pula dengan pakaian korban. 
 
"Karena ada penyelidikan yang sedang berlangsung, kami tidak dapat memberikan komentar tambahan tentang masalah ini," kata juru bicara kapal.
 
 
"Perusahaan kami sepenuhnya bekerja sama dengan pihak berwenang yang mengawasi penyelidikan ini," lanjutnya.
 
Sementara itu, juru bicara Kantor Luar Negeri Inggris memastikan keluarga korban mendapat dukungan bantuan yang memadai.
 
"Staf konsuler kami memberikan dukungan dan bantuan kepada seorang perempuan Inggris dan keluarganya setelah insiden di atas kapal pesiar," demikian bunyi pernyataannya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X