India Sepakati Pengadaan 464 Unit Tank T-90MS Buatan Rusia

Kompas.com - 10/04/2019, 06:07 WIB
Tank tempur utama T-90MS buatan Rusia. SHUTTERSTOCKTank tempur utama T-90MS buatan Rusia.

NEW DELHI, KOMPAS.com - Pemerintah India telah menyetujui pengalokasian dana untuk pengadaan hampir 500 unit tank tempur utama yang akan memperkuat Angkatan Darat.

Kabar pengadaan tersebut muncul di tengah ketegangan yang meningkat antara New Delhi dengan Islamabad, Pakistan.

Komite Kabinet Keamanan India (CCS) menyampaikan pada Senin (8/4/2019), telah menyetujui anggaran sebesar 134,48 miliar rupe atau sekitar Rp 27,4 triliun untuk pengadaan 464 unit tank tempur utara T-90MS. Demikian menurut majalah mingguan pertahanan, Jane.

"Dalam beberapa bulan ke depan, Kementerian Pertahanan India bersama Rusia akan menandatangani kontrak yang relevan," kata sumber majalah itu.

Baca juga: Tank Super Rusia Ini Kini Dilengkapi dengan Fasilitas Toilet

Tank tempur utama, T-90MS merupakan pengembangan dari tank T-90 klasik yang diproduksi perusahaan senjata Rusia, Uralvagonzavod.

Untuk tipe MS disebut bakal mengalami peningkatan dalam perlindungan kru, peningkatan mobilitas, serta menambahkan sistem elektronik.

Perbedaan paling menonjol dari T-90MS dengan seri standar adalah pada bagian laras rudal yang lebih panjang, perlindungan yang lebih baik, serta tambahan tangki penyimpanan.

Sementara dari pihak Rusia, menyatakan siap membantu India dalam memenuhi kebutuhan unit tank yang diinginkan. Rusia disebut siap untuk memperpanjang lisensi perakitan T-90 dan meningkatkan produksinya. Demikian disampaikan juru bicara pemerintah urusan perdagangan senjata kepada Interfax.

Tank T-90 bukan hal baru dalam militer India, yang disebut sebagai operator asing terbesar untuk tank tersebut dengan sekitar 1.650 tank telah beroperasi sejak awal 2000.

Sebagian besar tank T-90 milik India dirakit sendiri oleh Pabrik Kendaraan Berat India (HVF) yang bekerja di bawah lisensi perusahaan Rusia.

India telah lama mengandalkan persenjataan buatan Rusia, sejak era Uni Soviet, untuk memperkuat militernya, baik senjata sederhana, hingga pesawat, kapal perang, maupun jet tempur.

Tahun lalu, pemerintah India juga telah menyetujui kontrak senilai 5,43 miliar dollar AS atau sekitar Rp 76,7 triliun untuk pembelian lima perangkat pertahanan udara termutakhir Rusia, S-400.

Dilansir Russian Times, pemerintah India membutuhkan tank tambahan yang nantinya bakal ditempatkan di Punjab dan Rajasthan, dua negara bagian yang berbatasan dengan Pakistan.

Baca juga: Taiwan Ingin Beli Tank dan Jet Tempur, AS Siap Membantu

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa Bumi di Perbatasan Turki-Iran, 8 Orang Tewas

Gempa Bumi di Perbatasan Turki-Iran, 8 Orang Tewas

Internasional
Menang Kaukus Nevada, Bernie Sanders Semakin Tidak Terbendung

Menang Kaukus Nevada, Bernie Sanders Semakin Tidak Terbendung

Internasional
Pria India Ini Sembah Trump sebagai Dewa dan Buatkan Patung Untuknya

Pria India Ini Sembah Trump sebagai Dewa dan Buatkan Patung Untuknya

Internasional
Kasus Dugaan Infeksi Virus Corona di Zimbabwe Negatif, WHO Tetap Peringati Negara-negara di Afrika

Kasus Dugaan Infeksi Virus Corona di Zimbabwe Negatif, WHO Tetap Peringati Negara-negara di Afrika

Internasional
Pria Jepang yang Positif Virus Corona sebelum ke Indonesia sudah Keluhkan Gejala Flu

Pria Jepang yang Positif Virus Corona sebelum ke Indonesia sudah Keluhkan Gejala Flu

Internasional
Presiden Korea Selatan Naikkan Status Infeksi Virus Corona di Level Tertinggi

Presiden Korea Selatan Naikkan Status Infeksi Virus Corona di Level Tertinggi

Internasional
6 Orang Meninggal karena Virus Corona, Iran Tutup Sekolah hingga Larang ke Bioskop

6 Orang Meninggal karena Virus Corona, Iran Tutup Sekolah hingga Larang ke Bioskop

Internasional
Kasus Infeksi Virus Corona di Korea Selatan dan Italia Melonjak, Begini Langkah Pemerintahnya

Kasus Infeksi Virus Corona di Korea Selatan dan Italia Melonjak, Begini Langkah Pemerintahnya

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Ayah di Suriah Ajari Anaknya Tertawa Dengar Ledakan Bom | Kisah Korban Bully Quaden Bayles

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Ayah di Suriah Ajari Anaknya Tertawa Dengar Ledakan Bom | Kisah Korban Bully Quaden Bayles

Internasional
Terinspirasi Kisah Agatha Christie, Pria Ini Bunuh Tetangganya Pakai Minuman Soda

Terinspirasi Kisah Agatha Christie, Pria Ini Bunuh Tetangganya Pakai Minuman Soda

Internasional
Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Internasional
Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Internasional
Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Internasional
2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

Internasional
Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X