Dalam Sepekan, Dua Ekor Gajah Muda di Kebun Binatang AS Mati

Kompas.com - 27/03/2019, 21:43 WIB
Kalina, seekor gajah Afrika di Kebun Binatang Indianapolis, AS, mati setelah sakit pada 26 Maret 2019. (Facebook/Indianapolis Zoo) Kalina, seekor gajah Afrika di Kebun Binatang Indianapolis, AS, mati setelah sakit pada 26 Maret 2019. (Facebook/Indianapolis Zoo)

INDIANAPOLIS, KOMPAS.com - Dua ekor gajah muda di Kebun Binatang Indianapolis, AS, mati dalam waktu yang berdekatan.

Diwartakan NBC News, Rabu (27/3/2019), pengumuman itu disampaikan manajemen kebun binatang selang sepekan setelah seekor gajah Afrika bernama Nyah berusia 6 tahun mati karena sakit.

"Kami sedih mengumumkan, gajah Afrika kedua dalam kawanan kami, Kalina, mati," demikian pernyataan manajemen kebun binatang.

Baca juga: Seorang Pria di India Tewas Diduduki Gajah yang Dimandikannya

Kalina diketahui berusia 8 tahun dan menderita penyakit yang sama dengan Nyah. Sementara itu, kebun binatang hingga kini masih menunggu hasil tes histopatologi Nyah.

Namun, manajemen menyebutkan hewan berbelalai tersebut menunjukkan terjangkit herpesviruses endoteleiotropik gajah, sejenis virus herpes yang menyebabkan hemoragik fatal.

Sejauh ini belum ada vaksin untuk penyakit semacam itu, yang paling umum ditemukan pada gajah-gajah Asia.

"Saya tidak bisa membayangkan sesuatu yang lebih buruk daripada apa yang sedang kita hadapi saat ini," kata Presiden Kebun Binatang Indianapolis Dr Rob Shumaker.

Shumaker meyakinkan, virus tersebut tidak menimbulkan risiko bagi manusia atau hewan lainnya.

"Kami tidak tahu apa yang menyebabkan virus menjadi aktif pada Nyah dan Kalina secara begitu tiba-tiba," ujarnya seperti dikutip dari ABC News.

Gajah diketahui memiliki umur panjang di alam liar. Tapi ketika tinggal di kebun binatang, masa hidupnya yang jauh lebih pendek.

Baca juga: 43 Tahun Kesepian, Gajah Paling Menyedihkan di Dunia Mati

Sebuah studi selama enam tahun yang diterbitkan dalam Science Journal pada 2008 mengungkapkan, gajah liar Afrika di Taman Nasional Amboseli Kenya hidup dengan umur lebih dari tiga kali lipat dibandingkan yang tinggal di kebun binatang Eropa.

Para peneliti menemukan obesitas dan tekanan mental menjadi faktor yang menyebabkan kematian mereka sebelum waktunya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Minum Wine Mengandung Alkohol Industri di Pesta Pernikahan, 5 Orang Tewas

Minum Wine Mengandung Alkohol Industri di Pesta Pernikahan, 5 Orang Tewas

Internasional
Selfie di Air Terjun Thailand, Turis Perancis Terpeleset dan Tewas

Selfie di Air Terjun Thailand, Turis Perancis Terpeleset dan Tewas

Internasional
Kepalanya Dihantam 'Benda Keras', Pria 70 Tahun di Hong Kong Tewas

Kepalanya Dihantam "Benda Keras", Pria 70 Tahun di Hong Kong Tewas

Internasional
Momen Pilu Seorang Pria Beri Minum Koala yang Terkena Luka Bakar di Australia

Momen Pilu Seorang Pria Beri Minum Koala yang Terkena Luka Bakar di Australia

Internasional
Teman Dekat Mantan Presiden Barack Obama Ramaikan Pertarungan Pilpres AS 2020

Teman Dekat Mantan Presiden Barack Obama Ramaikan Pertarungan Pilpres AS 2020

Internasional
Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Internasional
Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Internasional
Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

Internasional
Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X