Setelah Dinyatakan Kalah, Anggota ISIS Tembak Mati 7 Tentara SDF

Kompas.com - 26/03/2019, 20:10 WIB
Seperti inilah kondisi Baghouz. Desa di timur Suriah sebagai lokasi akhir kekhalifahan Negara Islam Irakdan Suriah (ISIS) yang direbut pada Sabtu pekan lalu (23/3/2019). AFP via Daily MailSeperti inilah kondisi Baghouz. Desa di timur Suriah sebagai lokasi akhir kekhalifahan Negara Islam Irakdan Suriah (ISIS) yang direbut pada Sabtu pekan lalu (23/3/2019).

DAMASKUS, KOMPAS.com - Kelompok ISIS pada Selasa (26/3/2019) mengklaim telah menyerang tentara Pasukan Demokratik Suriah ( SDF) di kota Manbij, Suriah.

Serangan tersebut menewaskan 7 tentara yang didukung AS tersebut, beberapa hari setelah ISIS dinyatakan kalah.

Diwartakan kantor berita AFP, Manbij merupakan bekas kekuasaan kelompok ekstremis itu yang kini dikuasai SDF.

Baca juga: SDF Serukan Bentuk Pengadilan Internasional untuk Para Tersangka ISIS

Insiden serangan terhadap tentara SDF terjadi pada Senin (25/3/2019) menjelang tengah malam waktu setempat.

Sejumlah pria bersenjata menyerang tentara pos pemeriksaan di pintu masuk kota dan menewaskan 7 orang. Sehari kemudian, ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.

"Pasukan kekhalifahan telah menyerang pos pemeriksaan kota Manbij barat semalam," demikian pernyataan ISIS.

Juru bicara Dewan Militer Manbij, Sherfan Darwsih, meyakini serbuan itu sebagai aksi balas dendam.

"Setelah kejayaan ISIS berakhir, kami telah memasuki fase sel tidur," ucapnya.

"Sel-sel tidur ini sedang diaktifkan dan melakukan serangan, tapi kami menggagalkan operasi mereka," imbuhnya.

Kepala Pemantau Hak Asasi Manusia Suriah (SOHR) Andel Rahman menyatakan, serangan itu merupakan yang paling berdarah di Manbij sejak 16 Januari lalu.

Saat itu, sebanyak 19 orang - termasuk empat personel tewas dalam aksi bom bunuh diri yang diklaim oleh ISIS.

Baca juga: Jadi Pengantin ISIS di Suriah, Mantan Tentara Irlandia Ingin Pulang

Dia meyakini, ratusan anggota SDF telah terbunuh dalam serangan yang diyakini telah dilakukan oleh sel-sel tidur ISIS sejak Agustus 2018.

Seperti diketahui, ISIS berjanji untuk melakukan serangan balas dendam terhadap SDF usai kekalahan di desa Baghouz, dekat dengan perbatasan Irak, pada Sabtu lalu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Internasional
Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Internasional
Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Internasional
Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran 'Pertukaran Saksi'

Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran "Pertukaran Saksi"

Internasional
Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Internasional
Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

Internasional
Ibu di India Ini Jual Rambut Rp 28.000 demi Beri Makan 3 Anaknya

Ibu di India Ini Jual Rambut Rp 28.000 demi Beri Makan 3 Anaknya

Internasional
Berhubungan Seks Saat Jam Kerja, Polisi di New York Ini Dipindahtugaskan

Berhubungan Seks Saat Jam Kerja, Polisi di New York Ini Dipindahtugaskan

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Bertambah Jadi 9 Orang, Disebut Bisa Bermutasi

Korban Meninggal Virus Corona di China Bertambah Jadi 9 Orang, Disebut Bisa Bermutasi

Internasional
Debat Lebih dari 12 Jam, Senat AS Setujui Aturan Sidang Pemakzulan Trump

Debat Lebih dari 12 Jam, Senat AS Setujui Aturan Sidang Pemakzulan Trump

Internasional
Pengakuan Pengantin Pesanan di China: 2 Kali Menikah, Sering Dipukuli

Pengakuan Pengantin Pesanan di China: 2 Kali Menikah, Sering Dipukuli

Internasional
Putra Mahkota MBS Dituding Retas Ponsel Jeff Bezos, Arab Saudi Beri Jawaban

Putra Mahkota MBS Dituding Retas Ponsel Jeff Bezos, Arab Saudi Beri Jawaban

Internasional
Permalukan Orang Pakai Piyama di Jalan, Kota di China Meminta Maaf

Permalukan Orang Pakai Piyama di Jalan, Kota di China Meminta Maaf

Internasional
Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Retas Ponsel Orang Terkaya Dunia pada 2018

Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Retas Ponsel Orang Terkaya Dunia pada 2018

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X