Biografi Tokoh Dunia: Howard Carter, Arkeolog Inggris Penemu Makam Tutankhamun

Kompas.com - 04/03/2019, 23:23 WIB
Howard Carter, arkeolog Inggris penemu makam firaun Tutankhamun. ENCYCLOPEDIA BRITTANICAHoward Carter, arkeolog Inggris penemu makam firaun Tutankhamun.

Namun pada 1905, Howard memutuskan untuk meninggalkan jabatannya dinas purbakala, setelah terjadi kasus perselisihan dengan sekelompok turis Perancis.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Chesley Sullenberger, Sosok Sully yang Sesungguhnya

Setelah keluar dari dinas purbakala, Howard menjalani masa-masa sulit. Hingga pada 1907, dia diperkenalkan oleh Gaston Maspero kepada Lord Carnarvon, yang kemudian mempekerjakannya untuk melanjutkan penggalian di Lembah Para Raja.

Lord Carnarvon mulai mendanai pekerjaan penggalian yang dipimpin Howard pada 1914. Penggalian sempat terhenti saat Perang Dunia I pecah dan baru berlanjut tiga tahun kemudian.

Tahun berlalu, Lord Carnarvon mulai merasa tidak puas dengan hasil penggalian yang dilakukan Howard, hingga pada 1922, dia memberi ultimatum kepada tim penggalian Howard untuk memberikan hasil yang signifikan atau dia bakal menghentikan pendanaan.

Penemuan Makam Tutankhamun

Pada masa-masa kritis, tepatnya pada 4 November 1922, salah seorang kru penggalian yang dipimpin Howard secara tak sengaja menemukan tanda keberadaan bangunan di bawah tanah.

Itulah awal penemuan makam firaun tak dikenal yang kemudian diketahui milik Tutankhamun. Hingga akhirnya, pada 26 November 1922, bersama dengan Lord Carnarvon dan putrinya Lady Evelyn Herbert, Howard untuk kali pertama membuka celah pada pintu makam, di mana terdapat banyak artefak emas dan sarkofagus Tutankhamun.

Pekerjaan penggalian makam Tutankhamun berlanjut hingga sepuluh tahun. Selain karena luasnya makam dan banyaknya artefak di dalamnya, sejumlah kendala turut membuat proses pekerjaan sempat tertunda, termasuk penghentian pekerjaan penggalian selama satu tahun karena perselisihan Howard dengan Badan Purbakala Mesir.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Gustave Eiffel, Arsitek Menara Paling Terkenal di Paris

Proses penggalian dan pencatatan benda artefak dari makam Tutankhamun akhirnya selesai pada 1932, dengan sebagian besar artefak yang ditemukan dipindahkan dan disimpan di Museum Mesir di Kairo.

Pensiun hingga Akhir Kehidupan

Penemuan makam firaun Tutankhamun ini juga membuat Howard menerima penghargaan dari Raja Mesir Fuad I. Namun tidak ada dari pemerintahan Inggris.

Howard Carter juga menerima penghargaan berupa gelar kehormatan Doktor Sains dari Universitas Yale, serta keanggotaan kehormatan di Real Academia de la Historia of Madrid di Spanyol.

Usai merampungkan pekerjaan penggalian makam Tutankhamun, Howard memutuskan untuk pensiun sebagai arkeolog dan memilih menjadi agen paruh waktu untuk kolektor dan museum, termasuk di Museum Seni Cleveland dan Institus Seni Detroit.

Pada 1924, di sela proyek penggalian, Howard sempat menggelar tur keliling Inggris, Perancis, Spanyol, dan AS untuk menyampaikan materi seputar penggalian di Mesir.

Howard Carter menghabiskan masa tuanya di kampung halamannya di Kensington, London. Dia meninggal di kediamannya di Albert Court, pada 2 Maret 1939, pada usia 64 tahun, karena penyakit Limfoma, sejenis kanker. Dia dimakamkan di pemakaman Putney Vale di London.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Mahmoud Ahmadinejad, Presiden Iran yang Sederhana

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Internasional
Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Internasional
Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Internasional
12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

Internasional
Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Internasional
Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Internasional
Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Internasional
Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Internasional
Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Internasional
Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Internasional
Manajer Pemakzulan: Trump Menyalahgunakan Kekuasaan secara Berbahaya

Manajer Pemakzulan: Trump Menyalahgunakan Kekuasaan secara Berbahaya

Internasional
Tiga Negara Asia Tenggara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Tiga Negara Asia Tenggara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X