Konflik Pakistan Vs India: Tentara 2 Negara Kembali Baku Tembak di Kashmir

Kompas.com - 02/03/2019, 19:33 WIB
Gambar yang diambil pada 12 Juni 2015 memperlihatkan seorang tentara India berjaga di pos keamanan perbatasan Kashmir dengan Pakistan. ShutterstockGambar yang diambil pada 12 Juni 2015 memperlihatkan seorang tentara India berjaga di pos keamanan perbatasan Kashmir dengan Pakistan.

SRINAGAR, KOMPAS.com - Ketegangan antara Pakistan dan India kembali meningkat dengan tentara kedua negara dilaporkan baku tembak di Kashmir.

Dilaporkan Al Jazeera, pertempuran itu berlangsung mulai Jumat malam (1/3/2019) hingga Sabtu pagi (2/3/2019) waktu setempat.

Baca juga: Konflik Pakistan-India: Sejarah yang Berawal dari Perebutan 1 Wilayah

Menurut keterangan pejabat kedua negara, kontak senjata tersebut dikabarkan menewaskan lima orang warga sipil serta dua tentara.

Dari wilayah Kashmir India, ibu dan dua anaknya tewas setelah meriam yang ditembakkan Pakistan jatuh di rumah mereka di Region Poonch dekat garis perbatasan.

Sementara sang ayah, menurut keterangan polisi, mengalami luka parah dan dilarikan ke rumah sakit untuk menerima perawatan.

Kemudian di wilayah Kashmir Pakistan, dua orang yang merupakan anak-anak serta pria dewasa tewas terkena meriam India di Nakiyal.

Pejabat rumah sakit Nasrullah Khan menjelaskan, selain korban tewas, terdapat laporan seorang pria terluka di daerah Tatta Pani.

Dari militer Pakistan, sebuah keterangan resmi menyatakan dua prajuritnya tewas di Nakiyal ketika menargetkan pos India yang menyerang warga sipil.

Badan Hubungan Publik (ISPR), sayap media militer Pakistan dikutip CNN mengatakan, kedua tentara itu diidentifikasi bernama Abdur Rub dan Naik Khuram.

ISPR melanjutkan, mereka mengklaim terdapat korban dari pihak pasukan India dengan pos perbatasan mengalami kerusakan.

Baku tembak itu terjadi tak lama setelah Pakistan melepaskan pilot jet tempur India yang tertangkap di Kashmir pada Rabu (27/2/2019).

Komandan Abhinandan Varthaman melontarkan diri dari pesawat MiG-21 setelah ditembak jatuh dan sempat dipukuli warga sekitar.

Kedua negara mengalami ketegangan dalam dua pekan terakhir setelah bom bunuh diri yang menimpa konvoi paramiliter India di Kashmir pada 14 Februari.

Serangan yang diklaim kelompok Jaish-e-Mohammed (JeM) itu menewaskan 40 paramiliter, dengan Delhi menyalahkan Pakistan.

Baca juga: Konflik Pakistan - India: Pilot India Sempat Menembak Sebelum Dihajar Warga

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Internasional
Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

Internasional
Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Internasional
Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Internasional
Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Internasional
Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

Internasional
Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X