Kompas.com - 01/03/2019, 22:28 WIB

ISLAMABAD, KOMPAS.com - Perdana Menteri Pakistan Imran Khan telah mengumumkan bakal membebaskan pilot jet tempur India, Abhinandan Varthaman.

Abhinandan merupakan pilot jet tempur MiG21 yang ditembak jatuh oleh militer Pakistan di kawasan Kashmir pada Rabu lalu (27/2/2019).

Diwartakan BBC Indonesia Jumat (1/3/2019), sejumlah saksi mata mengungkapkan cerita tentang penangkapan pilot berpangkat Letnan Kolonel itu.

Baca juga: Konflik Pakistan-India, Bandara Islamabad Mulai Dibuka Sebagian

Kepala desa Horran Muhammad Razzaq Chaudry mengatakan penangkapan dramatis dimulai dengan jet tempur Abhinandan jatuh di wilayahnya.

"Saya bermaksud menangkap pilot itu hidup-hidup. Saya tahu dia orang India setelah melihat bendera di parasutnya," kata Chaudry.

Kepala desa berusia 58 tahun itu bergegas menuju ke lokasi jatuhnya pesawat. Ternyata, pikirannya juga sama dengan warga desa yang lain.

Pria yang berafiliasi dengan Partai PTI pimpinan Khan itu berkata dia takut jika penduduk desa bakal melukai atau dilukai Abhinandan.

Ketika sampai di lokasi, Chaudry berujar dia mendengar Abhinandan sempat bertanya ke anak-anak di sana apakah dia jatuh di lokasi India.

Ketika anak-anak itu menjawab "Ya", dia langsung meneriakkan slogan pariotik. Namun dijawab oleh mereka dengan "Hidup Pakistan".

Di saat itulah Chaudry mengaku melihat Abhinandan menarik pistolnya dan melepaskan tembakan di udara guna menakut-nakuti.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.