Kompas.com - 18/02/2019, 15:31 WIB
Ilustrasi dokter ipopbaIlustrasi dokter
|

HONG KONG, KOMPAS.com - Seorang doktor secara tak sengaja mengisi sebuah balon dengan gas sebelum memasukkan balon itu ke anus seorang pasien berusia tua.

Akibatnya, balon itu menyemburkan gasnya dan melukai dubur pasien tersebut. Dari hasil penyelidikan terungkap insiden itu terjadi karena konsentrasi sang dokter terganggu karena situasi yang amat sibuk.

Manajemen RS Pamela Youde Nethersole Eastern, Hong Kong, tempat peristiwa itu terjadi, kembali meminta maaf atas insiden dua bulan lalu itu.

Baca juga: Dokter Arthur Bing, Miliarder dan Ahli Bedah Plastik Top Amerika Asal Indonesia

Pasien berusia 86 tahun itu sebelumnya telah menjalani prosedur kolonoskopi virtual di rumah sakit itu pada 7 Desember 2018.

Prosedur selanjutnya memerlukan pemindai eksternal dan gas yang dipompakan ke dalam usus untuk mengembangkannya demi mendapatkan foto yang lebih baik.

Berdasarkan hasil investigasi mengungkap, balon kecil itu sebenarnya ditempatkan di anus pasien untuk mencegah gas keluar sebelum waktunya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Celakanya, balon itu justru tanpa sengaja diisi gas dan kemudian meledak yang mengakibatkan luka. Seharusnya balon itu tidak diisi gas melainkan diisi air.

Investigasi menemukan bahwa tempat untuk mengisi gas dan air sama-sama berwarna biru. Sehingga dokter kemungkinan mengisi balon itu di tempat yang salah.

Para penyidik juga menyimpulkan, dokter saat itu kemungkinan teralihkan perhatiannya.

"Dokter kemungkinan teralihkan perhatiannya akibat lingkungan yang sibuk karena permintaan pemeriksaan dari berbagai bangsal, sehingga dia salah mengisi balon," demikian kesimpulan panel penyidik.

Tim penyidik kemudian merekomendasikan para staf rumah sakit mengikuti instruksi pemasok atau menggunakan buku petunjuk sebisa mungkin.

Baca juga: Dokter Mabuk Saat Operasi Caesar, Pasien dan Bayinya Meninggal Dunia

Selain itu, mereka juga harus mewaspadai, berbagai katup yang memiliki warna sama meski berbeda fungsi.

Setelah insiden itu, pembedahan darurat harus dilakukan terhadap pasien yang luka itu. Sang pasien sendiri dalam kondisi stabil dan sudah diizinkan pulang pada 22 Desember lalu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.