Trump Desak Eropa Terima Warganya yang Eks Anggota ISIS

Kompas.com - 17/02/2019, 15:28 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan keterangan kepada media setelah pertemuan dengan anggota Senat dari Partai Republik di Washington pada 9 Januari 2019.AFP/GETTY IMAGES NORTH AMERICA/ALEX WONG Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan keterangan kepada media setelah pertemuan dengan anggota Senat dari Partai Republik di Washington pada 9 Januari 2019.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Sabtu (17/2/2019) malam, menegaskan, negara-negara Eropa harus menerima kembali warganya yang bergabung dengan ISIS.

"Amerika Serikat meminta Inggris, Perancis, Jerman, dan sekutu lainnya di Eropa untuk menampung kembali 800 anggota ISIS yang tertangkap di Suriah dan mengadili mereka," kata Trump lewat akun Twitternya.

"Kekalifahan ISIS akan segera runtuh. Alternatifnya tak terlalu bagus jika kita dipaksa membebaskan mereka," tambah Trump.

Baca juga: Suami Shamima Disebut sebagai Anggota ISIS yang Sangat Berbahaya

"Amerika Serikat tidak ingin menyaksikan pada anggot ISIS ini menyelinap ke Eropa tempat seharusnya mereka berada," lanjut Trump.

Pemerintah AS menyatakan, begitu pasukan koalisi pimpinan AS menyatakan sudah merebut seluruh wilayah ISIS, Gedung Putih akan menarik mundur pasukannya.

Saat penarikan mundur terjadi, risiko yang terjadi adalah warga asing yang menjadi anggota ISIS berhasil meloloskan diri dari pantaun SDF dan membuat ancaman baru.

Selama dua pekan terakhir, pemerintahan Trump terus mendesak Eropa agar menerima kembali warganya yang sempat menjadi anggota ISIS.

Beberapa negara, misalnya Perancis, yang memilih untuk menyerahkan para anggota ISIS ke tangan SDF, kini menghadapi masalah diplomatik, legal, politik, dan logistik.

Baca juga: Terkena Peluru Tank, Anggota ISIS Asal Indonesia Tewas di Suriah

Pada Jumat lalu, Trump mengatakan, deklarasi kekalahan ISIS akan dilakukan dalam 24 jam, tetapi tenggat waktu itu terlampaui.

Seorang komandad SDF mengatakan, gerak maju pasukannya melambat untuk melindungi warga sipil.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Manusia Pohon | Penampakan UFO Pertama

[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Manusia Pohon | Penampakan UFO Pertama

Internasional
Insiden Bangunan Runtuh di Kamboja, 2 Orang Selamat dari Reruntuhan

Insiden Bangunan Runtuh di Kamboja, 2 Orang Selamat dari Reruntuhan

Internasional
Sedang Menjalankan Misi, 2 Jet Tempur Eurofighter Jerman Bertabrakan di Udara

Sedang Menjalankan Misi, 2 Jet Tempur Eurofighter Jerman Bertabrakan di Udara

Internasional
Terduga Otak Upaya Kudeta Etiopia Ditembak Mati

Terduga Otak Upaya Kudeta Etiopia Ditembak Mati

Internasional
'Manusia Pohon' Bangladesh Ini Ingin Tangannya Diamputasi untuk Terbebas dari Sakit

"Manusia Pohon" Bangladesh Ini Ingin Tangannya Diamputasi untuk Terbebas dari Sakit

Internasional
Keok Dua Kali di Istanbul, Pesona dan Pengaruh Erdogan Memudar?

Keok Dua Kali di Istanbul, Pesona dan Pengaruh Erdogan Memudar?

Internasional
Bahas Krisis Iran, Menlu AS ke Saudi Bertemu Raja Salman

Bahas Krisis Iran, Menlu AS ke Saudi Bertemu Raja Salman

Internasional
Baru 2 Minggu Bekerja, Karyawan Pabrik Sosis Ini Tewas Tersedot Mesin Pencampur Daging

Baru 2 Minggu Bekerja, Karyawan Pabrik Sosis Ini Tewas Tersedot Mesin Pencampur Daging

Internasional
Laporan Pertama hingga Inspirasi Film, Fakta Unik Penampakan UFO

Laporan Pertama hingga Inspirasi Film, Fakta Unik Penampakan UFO

Internasional
Mahathir: Saya Tak Akan Menjabat Jadi PM Malaysia Lebih dari 3 Tahun

Mahathir: Saya Tak Akan Menjabat Jadi PM Malaysia Lebih dari 3 Tahun

Internasional
Seekor Siput Kacaukan Sistem Kereta Api di Jepang Selatan

Seekor Siput Kacaukan Sistem Kereta Api di Jepang Selatan

Internasional
China Tak Akan Biarkan Isu Hong Kong Dibahas dalam KTT G20

China Tak Akan Biarkan Isu Hong Kong Dibahas dalam KTT G20

Internasional
Trump: Jika Terserah Penasihat Saya, Kami Bisa Perang dengan Seluruh Dunia

Trump: Jika Terserah Penasihat Saya, Kami Bisa Perang dengan Seluruh Dunia

Internasional
Ingin Gulingkan Pemerintah Vietnam, Pria AS Dihukum 12 Tahun Penjara

Ingin Gulingkan Pemerintah Vietnam, Pria AS Dihukum 12 Tahun Penjara

Internasional
Anggota ISIS 'Jihadi Jack' Ingin Pulang: Saya Tak Berniat Meledakkan Rakyat Inggris

Anggota ISIS "Jihadi Jack" Ingin Pulang: Saya Tak Berniat Meledakkan Rakyat Inggris

Internasional

Close Ads X