Tanpa Pasukan AS, Rusia dan Iran Bakal Perkuat Pengaruh di Suriah

Kompas.com - 16/02/2019, 17:54 WIB
Kanselir Jerman Angela Merkel.AFP / ODD ANDERSEN Kanselir Jerman Angela Merkel.

BERLIN, KOMPAS.com - Kanselir Jerman Angela Merkel, Sabtu (16/2/2019), memperingatkan rencana Amerika Serikat menarik pasukannya dari Suriah meninggalkan risiko.

Risiko yang dimaksud Merkel adalah menguatnya pengaruh Iran dan Rusia di Suriah dan kawasan sekitarnya.

"Apakah penarikan mundur pasukan AS dari Suriah adalah ide yang bagus? Atau itu akan memperkuat pengaruh Iran dan Rusia?" kata Merkel di Konferensi Keamanan Munich.

Baca juga: Putin: Pemerintah Suriah Harus Kuasai Wilayah yang Ditinggalkan Pasukan AS

Sementara itu, Menhan AS Patrick Shanahan pada Jumat berjanji tetap akan mendukung perang melawan ISIS.

Namun, para sekutu AS kebingungan terkait cara mencapai tujuan itu jika seluruh pasukan AS ditarik mundur dari Suriah.

Menlu Belgia Didier Reynders mengatakan, pemerintah AS sudah mengatakan kepada para sekutunya bahwa pasukan akan ditarik dari Suriah dalam hitungan pekan bukan bulan.

Keputusan ini mengejuutkan negara-negara Sekutu termasuk Perancis, yang memberi kontribusi berupa persenjataan artileri dan 1.200 personel militer di kawasan itu termasuk para pelatih pasukan Irak.

Menlu Peranci Jean-Yves Le Drian mempertanyakan mengapa AS justru menciptakan kekosongan di Iran yang bisa menguntungkan Iran.

Alhasil, pemerintah Perancis juga tak ingin berada sendirian di Suriah.

Seorang sumber pemerintah Perancis mengatakan, tidak mungkin tetap mempertahankan pasukan di Suriah tanpa kehadiran AS.

Baca juga: Keputusan Trump di Suriah Berpotensi Ancam Keselamatan Pasukan AS

Pasukan ISIS kini sudah terpojok di areal sempit di wilayah timur laut Suriah dan kekalahan total tinggal menunggu waktu.

Namun, Washington kesulitan meyakinkan sekutunya untuk tetap tinggal di Suriah setelah pasukannya ditarik mundur dari negeri itu.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Inilah 7 Fakta Menarik Ketegangan AS dan Iran

Inilah 7 Fakta Menarik Ketegangan AS dan Iran

Internasional
Korut Peringatkan Seoul Tak Campur Tangan Pembicaraan dengan AS

Korut Peringatkan Seoul Tak Campur Tangan Pembicaraan dengan AS

Internasional
Ayah dan Anak Migran Tewas Tenggelam, Trump Salahkan Demokrat

Ayah dan Anak Migran Tewas Tenggelam, Trump Salahkan Demokrat

Internasional
Pasca ISIS Kalah, Terorisme Jadi Ancaman Utama Asia Tenggara

Pasca ISIS Kalah, Terorisme Jadi Ancaman Utama Asia Tenggara

Internasional
Gunung Ulawun di Papua Nugini Muntahkan Lava, 5.000 Orang Dievakuasi

Gunung Ulawun di Papua Nugini Muntahkan Lava, 5.000 Orang Dievakuasi

Internasional
Antara Trump dan Kim Jong Un Sudah Saling Bertukar 12 Surat

Antara Trump dan Kim Jong Un Sudah Saling Bertukar 12 Surat

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Perjalanan Keliling Dunia Melalui Lautan Seorang Diri

Hari Ini dalam Sejarah: Perjalanan Keliling Dunia Melalui Lautan Seorang Diri

Internasional
Seorang Mahasiswa asal Australia Dikhawatirkan Ditahan di Korea Utara

Seorang Mahasiswa asal Australia Dikhawatirkan Ditahan di Korea Utara

Internasional
'Candy Bomber', Saat AS Berupaya Menarik Hati Warga Jerman akibat Blokade Uni Soviet

"Candy Bomber", Saat AS Berupaya Menarik Hati Warga Jerman akibat Blokade Uni Soviet

Internasional
Pemerintah Venezuela Klaim Gagalkan Upaya Pembunuhan Presiden Maduro

Pemerintah Venezuela Klaim Gagalkan Upaya Pembunuhan Presiden Maduro

Internasional
Ditanya Rencana Pembicaraan dengan Putin, Trump: Bukan Urusan Anda

Ditanya Rencana Pembicaraan dengan Putin, Trump: Bukan Urusan Anda

Internasional
Pangeran William Mengaku Tak Keberatan Jika Anaknya Menjadi Gay

Pangeran William Mengaku Tak Keberatan Jika Anaknya Menjadi Gay

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Joanna Paldini Diburu ISIS | Anak-anak Dimasukkan Plastik untuk ke Sekolah

[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Joanna Paldini Diburu ISIS | Anak-anak Dimasukkan Plastik untuk ke Sekolah

Internasional
Permintaan Terakhir Nenek 93 Tahun Ini: Ditangkap Polisi

Permintaan Terakhir Nenek 93 Tahun Ini: Ditangkap Polisi

Internasional
2020, Negara Bagian Australia Ini Larang Ponsel di Sekolah Negeri

2020, Negara Bagian Australia Ini Larang Ponsel di Sekolah Negeri

Internasional

Close Ads X