Dua Pria Kedapatan Membawa 24 Cula Badak di Bandara Hong Kong

Kompas.com - 15/02/2019, 17:12 WIB
Sebanyak 24 cula badak disita oleh Departemen Bea Cukai di Hong Kong. Foto ini dirilis pada Kamis (14/2/2019). (AFP) Sebanyak 24 cula badak disita oleh Departemen Bea Cukai di Hong Kong. Foto ini dirilis pada Kamis (14/2/2019). (AFP)

HONG KONG, KOMPAS.com - Dua pria membawa sekitar 24 cula badak, dengan total berat 40 kg, ditangkap di bandara Hong Kong oleh petugas bea cukai.

Diwartakan kantor berita AFP, Jumat (15/2/2019), pihak berwenang menyebutnya sebagai penyitaan badak terbesar yang pernah diselundupkan oleh penumpang pesawat.

Cula-cula tersebut diperkirakan bernilai 8 juta dollar Hong Kong atau sekitar Rp 14,4 miliar. Seluruhnya dibawa ke terminal dalam dua kita kardus.

Baca juga: 70 Persen PRT di Hong Kong Bekerja di Atas 13 Jam Sehari

Departemen bea cukai menyebutkan, keduanya tiba dari Johannesburg, Afrika Selatan, dan berencana untuk transit di Ho Chi Minh, Vietnam.

Namun, pihak berwenang tidak membeberkan identitas kedua pria tersebut.

Direktur Program Lingkungan Yayasan ADM Capital, Sophie le Clue, meyakini keberadaan jaringan organisasi di balik perdagangan cula badak.

"Yang saya lihat, lebih sedikit penyitaan dan lebih banyak yang harus bertanggung jawab atas kejahatan itu di pengadilan, dan bukan hanya orang yang membawa," katanya.

Penyitaan tersebut selang dua pekan sebelumnya usai temuan 8 ton sisik trenggiling yang berada di kontainer pengiriman dari Nigeria menuju Vietnam.

Sementara itu penyelundupan cula badak didorong oleh permintaan oleh para konsumen di China dan Vietnam, yang dianggap sebagai bahan mujarab dalam pengobatan tradisional.

Cula badak mengandung keratin, sebuah protein yang sama yang terdapat pada rambut manusia dan kuku.

Meski demikian, tanduk yang tumbuh pada moncong itu dapat menghasilkan uang hingga 60.000 dollar AS atau sekitar Rp 848 juta/kg di Asia.

Baca juga: Jatuh ke Kandang Badak, Gadis Usia 2 Tahun Dilarikan ke Rumah Sakit

Tingginya harga cula badak memicu jaringan kejahatan transnasional yang menguntungkan, namun menurunkan populasi badak dalam beberapa dekade terakhir.

Afrika Selatan menjadi wilayah yang terpukul paling parah terkait populasi badak. Negara itu merupakan rumah bagi sekitar 80 persen populasi badak di dunia.

Tapi pada 2018, 769 badak diburu di Afrika Selatan. Sementara, lebih dari 7.100 hewan itu telah dibunuh selama dekade terakhir.



Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X