Kompas.com - 04/02/2019, 20:09 WIB

Nash tewas dalam adu tembak itu, bersama dengan seorang kepala polisi dan seorang agen FBI.

Floyd menyanggah telah terlibat dalam peristiwa pembantai tersebut. Meski demikian, baik FBI maupun pers tetap mengincarnya.

Pihak berwenang meningkatan tekanan untuk menangkap buronan paling dicari tersebut.

Tahun-tahun terakhir

Setelah kematian gangster terkenal lainnya, John Dilinger, Floyd memegang gelar sebagai "Musuh Publik No.1" dan 23.000 dollar AS ditawarkan bagi siapa pun yang menangkapnya, baik hidup maupun mati.

Dengan menggunakan nama alias Tuan George Sanders, Floyd dapat mengelabui petugas selama setahun usai pembantaian di Kota Kansas. Dia bersembunyi bersama Richette dan dua perempuan, Rose dan Beulah Baird.

Aksi tipu dayanya berhasil diungkap setelah polisi mendapat laporan tentang individu mencurigakan. Richette ditangkap, sementara Floyd melarikan diri.

Dia kemudian ditemukan di ladang jagung Liverpool Timur dan baku tembak pun terjadi. Dia tertembak dua kali.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Jeff Bezos, Bos Amazon dan Orang Terkaya Dunia

"Saya sudah selesai dengan kalian, kalian menembak saya dua kali," begitulah kata-kata terakhir yang terucap dari mulutnya.

Dua agen FBI memanggil ambulans, namun Floyd tewas 15 menit usia ditembak. Kematiannya tercatat pada 22 Oktober 1934.

Ribuan orang berkumpul untuk menghadiri pemakamannya di Akins Cemetery.

Setelah tiada, spekulasi seputar kematiannya terus menjadi misteri, seperti dia sebenarnya hanya menderita luka tembak.

Namun seorang agen FBI memutuskan untuk menembaknya hingga tewas setelah dia menolak untuk menjawab sejumlah pertanyaan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.