Kompas.com - 04/02/2019, 20:09 WIB

Bersama dengan pasangan yang dia temui di penjara, Floyd memulai petualangannya dalam dunia kriminal. Dia merampok beberapa bank di Missouri dan Ohio.

Meski dikenal ceroboh menggunakan senjata, dia tetap melancarkan aksi perampokannya bersama dengan kaki tangan gangster.

Dalam sebuah perempokan di Ohio, dia ditangkap dan harus menjalani hukuman penjara selama 12-15 tahun penjara.

Namun, dalam perjalanan ke penjara, Floyd menendang jendela dan melompat dari kereta api yang sedang melaju. Dari situlah kemudian dia bertemu dengan Bill "The Killer" Miller di Toledo.

Selama aksi kejahatannya berlangsung, klaim asuran bank di Oklahoma meningkat dua kali lipat.

Miller terbunuh

Menjadi rekan duet dalam melakukan kejahatan di beberapa negara bagian, Miller terbunuh ketika terlihat dalam adu tembak di Bowling Green, Ohio, pada 1931.

Setelah peristiwa pembunuhan itu, dia melarikan diri ke hutan di Oklahoma dan menjadi penjahat paling terkenal di AS.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Abdulaziz Al-Saud, Raja Pertama Arab Saudi

Penduduk yang merasakan imbas menurunnya tingkat ekonomi secara dramatis di era Depresi Besar melindungi Floyd, yang menjulukinya sebagai "Robin Hood dari Cookson Hills."

Lalu mengapa dia mendapat perlindungan dari warga? Floyd populer atas sebuah tudingan telah menghancurkan surat-surat hipotek di berbagai bank yang dirampoknya.

Dengan begitu, dia membebaskan banyak warga yang terbelit utang. Namun, tindakannya itu belum sepenuhnya diverifikasi oleh pihak berwenang.

Tidak semua orang terpikat dengan pesona sang "Pretty Boy". Gubernur Oklahoma bersedia memberikan 6.000 dollar AS bagi siapa pun yang bisa membunuh Floyd.

Pembantaian di Kota Kansas

Salah satu peristiwa yang paling diingat tentang Floyd adalah Pembantai Kota Kansas.

Dia bersama Vernon Miller dan Adam Richette berupaya untuk mencegah kawan mereka, Frank Nash, diangkut ke penjara di Leavenworth, Kansas.

Dalam sebuah skenario terencana, kelompok itu menembakkan senjata ke petugas yang menjaga sang tahanan pada pagi hari, 17 Juni 1933 di Stasiun Kereta Union Railway.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.