Kompas.com - 18/01/2019, 20:19 WIB
Kuil Dewa Ayyappa di Sabarimala, Kerala, India. (AFP/Arun Sankar) Kuil Dewa Ayyappa di Sabarimala, Kerala, India. (AFP/Arun Sankar)

NEW DELHI, KOMPAS.com - Pengadilan tertinggi India pada Jumat(18/1/2019), mengabulkan permohonan dua wanita yang telah memasuki kuil suci umat Hindu, pada awal Januari lalu.

Kedua perempuan tersebut, yang dikenal dengan nama Kanakadurga dan Bindu Ammini, sebelumnya mengajukan permohonan kepada perlindungan kepada pengadilan tinggi India.

Melalui pengacara mereka, Indira Jaising, keduanya memohon untuk mendapat perlindungan oleh negara karena merasa keselamatan jiwa mereka kini terancam.

"Setelah mendengar penjelasan dari pengacara, kami menganggap perlu untuk menutup permohonan ini dengan memerintahkan kepada pemerintah negara bagian Kerala untuk memberikan perlindungan yang memadai bagi keduanya."

"Perlindungan akan diberikan sepanjang waktu," bunyi keputusan pengadilan, seperti dikutip AFP.

Baca juga: Dua Wanita India yang Masuk Kuil Suci Memohon Perlindungan Negara

Kedua mengaku menjadi sasaran kelompok umat Hindu konservatif setelah mereka mematahkan tabu selama berabad-abad dengan memasuki Kuil Sabarimala di negara bagian Kerala, pada 2 Januari lalu.

Akibat tindakan dua perempuan berusia 40-an tahun itu, kelompok umat Hindu yang konservatif terlibat perselisihan dengan massa aktivis perempuan, hingga menimbulkan satu korban tewas. Bentrok juga terjadi antara massa aksi dengan aparat kepolisian.

Massa umat Hindu yang konservatif juga disebut mengincar Kanakadurga dan Bindu Ammini, sehingga keduanya harus bersembuyi dan berpindah-pindah tempat persembunyian hingga sampai 10 kali.

Di tengah upaya bersembunyi, salah satu wanita, Kanakadurga memutuskan untuk kembali ke rumah di India selatan pada Selasa (15/1/2019).

Namun alih-alih disambut gembira oleh keluarga, Kanakadurga dilaporkan justru mendapat perlakuan kasar dari ibu mertuanya.

Dia disebut dipukuli oleh ibu mertuanya menggunakan balok kayu hingga menimbulkan luka dan dia pun dibawa ke rumah sakit.

Mahkamah Agung India, pada September 2018 lalu telah membatalkan larangan terhadap wanita usia menstruasi untuk memasuki kuil suci. Keputusan tersebut mendapat penolakan dari umat Hindu konservatif di India.

Usai terjadi kericuhan yang sampai menimbulkan korban jiwa, pihak Mahkamah Agung dilaporkan bakal segera menggelar sidang membatalkan pencabutan larangan tersebut.

Baca juga: Dua Wanita yang Masuk Kuil Suci di India Kini Harus Bersembunyi



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X